Empat BUMN yang Berpeluang Dipimpin Ahok

JAKARTA – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahya Purnama (Ahok) disebut-sebut bakal menjadi salah satu pimpinan di badan usaha milik negara (BUMN). Baik sebagai direksi maupun komisaris.

Merujuk pada kekosongan jabatan direksi saat ini, ada empat posisi yang berpeluang dijabat Ahok.

Pertama, PT PLN (Persero). Direktur PT PLN Sofyan Basir masih dalam posisi nonaktif, meski telah bebas dari perkara korupsi yang sempat menjeratnya. Saat ini, dirut PLN dijabat pelaksana tugas (plt) Sripeni Inten Cahyani.

Kedua, Mind Id. Ini merupakan perusahaan holding baru, hasil penggabungan PT Antam, Bukit Asam, Freeport, Inalum dan PT Timah. Holding Industri Pertambangan (HIP) ini tidak punya pemimpin setelah Budi Gunadi Sadikin diangkat jadi Wakil Menteri BUMN.

Ketiga, Bank Mandiri. Posisi dirut kosong setelah Kartika Wirjoatmodjo menjadi wakil menteri BUMN.

Keempat, Bank BTN. Posisi dirut kosong karena orang yang ditunjuk pemegang saham yakni, Suprajarto tidak bersedia menjabat.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)masih dalam proses seleksi untuk menduduki pimpinan salah satu Badan Usaha Milik Negara.

Jokowi menyebut Ahok berpeluang menjadi komisaris mau pun direksi salah satu BUMN.

“Bisa dua-duanya (antara komisaris atau direksi), masih proses seleksi,” kata Jokowi usai penyerahan DIPA 2020 di Istana Negara Jakarta, Kamis (14/11) dikutip dari Antara. (yud)

Berita Terkait