Emil Tantang Unisba

TANTANG UNISBA: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghadiri Sidang Terbuka Senat Universitas Islam Bandung (Unisba) dalam Rangka Memperingati Milad ke-61 di Aula Kampus Unisba, Kota Bandung, Senin (18/11).FOTO: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi Jabar

BANDUNG – Perguruan tinggi berperan penting dalam melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berkualitas, dan berdaya saing. “Indonesia mendapatkan anugerah dari Allah SWT saat ini berupa bonus demografi. Perguruan tinggi punya peran vital dalam ciptakan manusia unggul. Apalagi saat ini dunia semakin dinamis. Dunia hari ini sangat kompetitif,” kata Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat menghadiri Sidang Terbuka Senat Universitas Islam Bandung (Unisba) dalam rangka memperingati Milad ke-61 di Aula Kampus Unisba, Kota Bandung, kemarin (18/11).

Menurutnya, perubahan yang sangat dinamis tidak lepas dari era 4.0 yang saat ini ada di depan. Maka dari itu, dia meminta Unisba melakukan kontemplasi terkait perubahan-perubahan yang ada, khususnya mencetak generasi muda menjadi SDM yang unggul.

“Unisba saya minta untuk melakukan kontemplasi terkait respons apa terhadap 4.0, terkait rencana Indonesia Emas 2045, apakah bisa memberikan sumbangsih lebih produktif?” tuturnya.

Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, juga menawarkan kepada civitas Unisba untuk membuka kampus di kawasan Segitiga Rebana (Cirebon-Patimban-Kertajati). Sehingga, Unisba dapat berkontribusi dalam pengembangan SDM di wilayah utara Jawa Barat. “Sehingga mengembangkan SDM di utara Jawa Barat lebih merata. Rebana bukan kawasan industri, tapi peradaban baru,” imbuhnya.

Sementara, Rektor Unisba Edi Setiadi mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas akademik dan non akademik. Tujuannya agar pengelolaan sumber daya, kualitas mahasiswa dan kualitas organisasi meningkat.

“Maka, tahun depan Insya Allah Unisba akan menghasilkan guru besar yang lebih banyak. Ke depan, dengan spirit 3M (mujahid, mujtahid dan mujadid), Unisba akan tetap berdiri kokoh di tengah umat dan bangsa untuk tetap memberikan solusi dam kontribusi yang positif terhadap persoalan keumatan,” katanya.

Edi juga menyampaikan, kepercayaan masyarakat terhadap Unisba terus meningkat. Hal itu terlihat dari Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2019/2020. “Ada 12.000 pendaftar dan hanya 3.067 pendaftar yang diterima,” pungkasnya. (jun)

Berita Terkait