Disdik Kota Cirebon Tingkatkan Gaji Guru Honorer

ilustrasi

CIREBON-Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon melalui Dinas Pendidikan (Disdik) terus berupaya meningkatkan kesejahteraan guru honorer. Hal ini seiring dengan peningkatan gaji guru honorer dari semula Rp350 ribu menjadi sampai Rp750 ribu.

Wakil Walikota Cirebon Dra Hj Eti Herawati mengatakan, pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memberikan semangat baru untuk peningkatan pendidikan dalam berbagai aspek. “Kami mendukung pidato Pak Menteri Nadiem Makarim. Kita butuh pendidik. Gaji guru honorer harus diperhatikan,” ucapnya.

Untuk tingkat Kota Cirebon, lanjut dia, peningkatan gaji guru honorer dilakukan cukup signifikan. Dari semula Rp350 ribu menjadi sampai 750 ribu. Secara bertahap, kesejahteraan guru honorer akan terus ditingkatkan.

Dengan peningkatan tersebut, diharapkan guru honorer lebih semangat dalam proses kegiatan belajar mengajar, sesuai dengan arahan mendikbud yang disampaikan dalam Hari Guru Nasional beberapa hari lalu.

Eeng –sapaan akrabnya- berharap Mendikbud, Nadiem Makarim menyikapi guru honorer dengan pandangan masa depan. Di mana, jumlah guru semakin berkurang. Pada sisi lain, proses belajar mengajar harus fokus. “Kalau gurunya satu, mengajar dua kelas saya yakin transfer pengetahuan menjadi kurang optimal,” tukasnya.

Pemkot Cirebon, lanjut dia, mendukung penuh segala kebijakan Kemendikbud terkait peningkatan kualitas guru.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon Irawan Wahyono SPd MPd mengatakan, saat ini gaji guru honorer Rp350 ribu. Terhitung mulai 1 Januari 2019 nanti, peningkatan gaji guru honorer dilakukan. Yaitu, menjadi Rp500 ribu bagi yang masa kerjanya 0-5 tahun, dan Rp750 ribu untuk guru honorer dengan masa kerja diatas lima tahun. Tidak hanya itu, Pemkot Cirebon melalui Disdik membantu guru honorer dalam membayar iuran peserta BPJS Kesehatan.

Dengan demikian, ucap Irawan, upaya memberikan kesejahteraan untuk guru honorer di Kota Cirebon, dilakukan secara komprehensif. Sebab, disadari bersama kebutuhan guru semakin berkurang seiring banyaknya pendidik yang masuk usia pensiun. Pada sisi lain, proses belajar mengajar harus terus berjalan. “Disdik akan terus mengupayakan peningkatan kesejahteraan guru honorer. Hal ini dilakukan secara bertahap,” ujarnya. (ysf)

Berita Terkait