Dipepet dan Ditendang, Tiga Santri Dibegal di Greged, Motor Dibawa Kabur

Korban Begal
Tiga warga Kecamatan Greged terluka akibat dihadang kawanan begal. Akibat insiden tersebut, selain mengalami luka-luka, sepeda amotor milik korban juga dibawa kabur kawanan begal.FOTO:PEMDES LEBAK MEKAR FOR RADAR CIREBON

CIREBON-Tiga santri yang tengah melintas di Jl di Blok Tanjakan Salam Desa Jati Pancur, Greged dicegat kawanan begal Selasa (10/12) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Sepeda motor matik milik korban yang baru satu minggu dibeli pun dibawa kabur penjahat. Sedangkan ketiga korban harus dilarikan ke puskesmas terdekat setelah terjatuh dari sepeda motor akibat dipepet kawanan begal.

Data yang berhasil dihimpun Radar Cirebon, ketiga korban tersebut adalah Jaenal Aripin warga Desa Nangela, Abdul Holik warga Desa Lebak Mekar dan Mustopa warga Desa Lebak Mekar. Mereka dalam perjalanan pulang usai bersilaturahmi. Tiba-tiba dipepet oleh pelaku yang berjumlah tiga orang.

Tanpa basa-basi, salah satu pelaku menendang sepeda motor korban hingga terjatuh. Korban tidak bisa melawan karena para pelaku membawa senjata tajam. “Pelaku naik satu motor berboncengan tiga, korban pun sama. Kalau korban ini anak-anak santri yang baru pulang silaturahmi. Mereka pakai sarung, saat sampai di TKP sepeda motornya ditendang. Begitu jatuh tak berdaya motor langsung dibawa kabur. Pelakunya bawa celurit,” ujar Kuwu Desa Lebak Mekar, Alek Setiawan saat dihubungi Radar Cirebon.

Menurut Alek, setelah pihaknya menerima informasi ada warganya yang mengalami insiden di Desa Durajaya, Pemdes Lebak Mekar langsung meluncur dan mengevakuasi korban yang saat itu mengalami luka-luka akibat terjatuh dari sepeda motor.

“Kalau luka bacokan tidak ada meskipun pelakunya bawa celurit, lukanya hanya luka lecet dan memar karena jatuh dari sepeda motor. Dievakuasi ke Puskesmas Kondangsari Beber, tidak dirawat hanya dilakukan penanganan sebentar dan diperbolehkan pulang,” imbuhnya. (dri)

Berita Terkait