Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Peringati Hari AIDS Sedunia

KOMITMEN: Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Hj Enny Suhaeni SKM MKes membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk komitmen menekan penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Cirebon. FOTO: SAMSUL HUDA/RADAR CIREBON

CIREBON-Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon memperingati Hari AIDS Sedunia (HAS), kemarin (9/12). Acara yang digelar Kantor Bupati Cirebon dan Dinkes Kabupaten Cirebon itu berlangsung meriah. Pasalnya, melibatkan berbagai komunitas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni SKM MKes menyampaikan, tahun ini warga di Kabupaten Cirebon yang terjangkit virus HIV-AIDS mendekati angka 2.000-an. Tepatnya, ada 1.993 warga, meningkat sebanyak 181 penderita dibandingkan tahun lalu.

“Jumlah tersebut berhasil dihimpun hingga Desember 2019 dan meningkat dibandingkan tahun lalu. Meningkat lebih dari 100 orang, tahun lalu 1.812 orang. Menimpa usia-usia produktif,” kata Enny kepada Radar Cirebon, kemarin (9/12).

KONVOI: Bupati Cirebon Drs H Imron MAg membuka acara konvoi dalam rangka peringatan Hari AIDS Sedunia tingkat Kabupaten Cirebon di depan kantor bupati Cirebon.
FOTO: SAMSUL HUDA/RADAR CIREBON

Ironisnya, kata Enny, tahun ini yang terjangkit penyakit HIV/AIDS, 70 persennya adalah hubungan sesama jenis atau kaum homoseksual. Untuk itu, pihaknya sudah melakukan berbagai sosialisasi, terutama ke sekolah-sekolah, institusi, maupun di berbagai tempat hiburan malam.

Masalahnya, karena yang terjangkit penyakit mematikan tersebut, justru di usia produktif. “Kami sudah lakukan sosialisasi secara berkala untuk menekan penyebaran HIV/AIDS,” kata Enny kepada Radar, usai acara peringatan HAS tingkat Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, penyebab jumlah pengidap AIDS di Kabupaten Cirebon terus mengalami peningkatan, karena kurangnya pengetahuan tentang bahayanya penyakit tersebut. “Sedangkan faktor lainnya, karena kuatnya pengaruh lingkungan, sehingga tetap melakukan hubungan atau aktivitas yang menyebabkan munculnya penyakit ini,” terangnya.

LEPAS BALON: Bupati Cirebon Drs H Imron MAg didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Hj Enny Suhaeni SKM MKes bersama unsur Forkopimda melepas balon sebagai bentuk peringatan Hari AIDS Sedunia.
FOTO: SAMSUL HUDA/RADAR CIREBON

Enny mengungkapkan, Dinkes Kabupaten Cirebon, sudah membuka 49 layanan. Di antaranya, puskesmas, rumah sakit dan lapas. Yang terbaru, Dinkes bekerja sama dengan Kemenag, terkait calon pengantin. Mereka akan diperiksa terlebih dahulu, untuk melihat apakah sehat atau salah satunya terjangkit HIV/AIDS.

“Kita hanya ingin data valid karena jumlah penderita HIV/AIDS terus kami pantau. Semua orang termasuk calon pengantin, ibu hamil diperiksa supaya kita bisa bergerak cepat. Kasihan, 30 persen yang terjangkit justru ibu rumah tangga,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon Drs H Imron MAg meminta kepada Dinas Kesehatan, untuk menekan jumlah angka pengidap AIDS yang tercatat terus meningkat setiap tahunnya, dengan mencari tahu apa masalah yang terjadi di lapangan.

Apakah pembinaan yang kurang atau seperti apa? “Kami sangat prihatin melihat kondisi tersebut. Apalagi, minimnya pengetahuan masyarakat tentang HIV/AIDS,” tuturnya.

Dia menambahkan, wilayah Cirebon merupakan daerah perlintasan yang menghubungkan dua provinsi, sehingga banyak tempat-tempat yang dijadikan sebagai sarana prostitusi terselubung. “Hal itu lah yang memungkinkan penyebab terus meningkatnya pengidap AIDS di Kabupaten Cirebon,” pungkasnya. (sam/adv)

Berita Terkait