Desa Kebonturi Bakal Punya Stadion Megah, Dikelola Bumdes Dilengkapi Tribun dan Kios

ADE GUSTIANA, ARJAWINANGUN

Foto: Lapangan Bola di Blok 1 Desa Kebonturi sedang dilakukan pembugaran. ADE GUSTIANA / RADAR CIREBON
Foto: Lapangan Bola di Blok 1 Desa Kebonturi sedang dilakukan pembugaran.ADE GUSTIANA / RADAR CIREBON

Desa Kebonturi, Kecamatan Arjawinangun, sedang menggarap lapangan sepak bola lengkap dengan tribun. Pembangunan stadion tersebut rencananya dilakukan dua tahap.

KEPALA Desa Kebonturi, Subur menuturkan, tujuan dibangun stadion di desanya untuk memfasilitas masyarakat, khususnya pemuda dalam berolahraga. Sehingga warga tidak lagi mencari tempat untuk sekadar menyalurkan hobi mereka.

“Kemudian jika ada acara tertentu dengan memanfaatkan lapangan bola yang sedang dibangun, otomatis dapat meningkatkan perekonomian sekitarnya.

Yakni masyarakat dapat memanfaatkan situasi untuk berjualan dan membuka usaha yang banyak diminati. Seperti menjual makanan dan minuman misalnya,” katanya.

Pembangunan tahap pertama yang memangkas Dana Desa (DD) sebesar Rp107.010.000 dialokasikan untuk membangun 10 kios.

Kios itu rencananya akan dibangun  di belakang tribun. Tribunnya sendiri, baru akan digarap pada pembangunan tahap 2 tahun 2020 mendatang.

“Kios akan dibangun sebanyak 10 unit. Meski belum dibangun, sudah banyak yang memesan. Saya tidak bisa menjawab karena nanti akan saya limpahkan ke Bumdes. Silahkan Bumdes yang mengelola,” katanya.

Rencananya pembangunan tahap pertama akan selesai dalam waktu satu bulan. Pantauan Radar Cirebon (19/6), para pekerja sedang sibuk melakukan tugasnya dengan menaruh gundukan pasir di setiap bagian lapangan.

“Setelah semua rampung, lapangan setiap minggu atau bulan pasti diurus. Dan kita akan manfaatkan tenaga sekitar. Pembangunan lapangan akan selesai dalam waktu kurang lebih satu bulan, dan itu tidak boleh diinjak sama sekali,” jelasnya.

Setelah semua pasir diratakan, lapangan akan dialiri air selama 3 hari 3 malam agar pasir dapat mengendap pada tanah yang mulai retak. “Pokoknya saya memanjakan warga Kebonturi supaya tidak jauh-jauh olah raga ke tempat lain. Setelah jadi, biar daerah lain yang datang ke Kebonturi,” ujarnya.

Lapangan yang terletak di Blok 1 itu, rencananya akan dioperasikan pagi hingga malam hari. Setelah semuanya selesai, lanjut kuwu, akan memfokuskan pada pembangunan infratukstur yang saat ini telah mencapai 80 persen.

“Sekarang kita memenuhi kebutuhan perut dulu lah. Maksudnya membuka peluang usaha bagi masyarakat dengan memanfaatkan ramainya orang di stadion setelah jadi nanti. Setelah itu semua selesai, kita akan fokus pada pembangunan infratukstur,” pungkasnya. (*)

 

Berita Terkait