Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Pintu Keluar Asia Toserba

Langsung Menyisir Dua Lokasi

ilustrasi

CIREBON-Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri kembali melakukan penangkapan terhadap sejumlah terduga teroris di Kota Cirebon, Kamis (17/10). Operasi penangkapan dilakukan sejak pagi hingga siang di dua lokasi berbeda. Dua lokasi yang disisir yakni di depan pintu keluar parkir pusat perbelanjaan Asia Toserba, dan Jl Suratno. Proses penangkapan di depan Asia Toserba yang sempat bikin heboh. Orang mengira ada bom.

Maman, salah seorang pedagang di dekat pintu keluar parkir Asia Toserba mengatakan penangkapan itu sekitar pukul 11.00 WIB. Proses penangkapan yang dilakukan petugas berpakaian preman itu dalam tempo cepat. “Iya, tadi ada yang ditangkap. Banyak yang lihat juga sampai macet di sini karena pas di pintu keluar itu (Asia Toserba, red),” ujarnya.

Meski sempat menyaksikan proses penangkapan, ia tak melihat sosok orang yang diamankan. Saat itu ia tengah sibuk melayani pembeli di warung kelontongnya. Ia hanya mengaku terkejut lantaran proses penangkapan tersebut tidak pernah diduga sebelumnya. “Saya kaget aja, saya lihat dari jauh. Mau ke sana tapi ada pembeli di sini,” tuturnya.

Saksi lainnya, Beno, mengaku hanya melihat sepintas proses penangkapan yang terjadi tepat di seberang warungnya. Ia juga menyaksikan dua orang yang ditangkap saat akan keluar Asia Toserba berjumlah dua orang. Beno menyebut, dari dua orang yang diamankan salah satunya adalah seorang perempuan. “Ditangkap pas keluar. Ada yang bilang ditangkapnya pas di parkiran,” kata Beno.

Seperti halnya Maman, ia juga tak begitu memperhatikan proses penangkapan tersebut. Ia hanya mengingat jika saat kedua terduga teroris ditangkap, suasana di sekitar lokasi cukup tegang. Beberapa polisi yang melakukan penangkapan melarang warga agar tak mengabadikan proses penangkapan tersebut baik dalam bentuk foto maupun video. “Sempat ada yang bilang jangan video jangan video, jangan foto. Memang laki-laki dan perempuan yang ditangkap, tapi tidak tahu suami istri atau bukan,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang satpam Asia Toserba yang ditemui mengaku jika saat penangkapan sempat beredar kabar terkait adanya bom. Informasi itu sempat membuat panik sejumlah pengunjung dan karyawan. “Ada bom katanya. Banyak yang dapat informasi. Saya juga kaget,” katanya.

Sementara Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy mengaku masih belum mendapatkan keterangan resmi dari proses penangkapan yang dilakukan tim Densus 88. Pihaknya hanya mengetahui jika operasi penangkapan dilakukan di dua lokasi.

Adapun berapa jumlah terduga teroris yang ditangkap serta kaitan pelaku pada jaringan tertentu, pihaknya mengaku belum mendapatkan informasi secara lengkap. “Karena itu kan kewenangan Densus. Kita juga tidak dilibatkan. Biasanya anggota polres akan dilibatkan saat penggeledahan. Memang ada dua tempat, yaitu di pintu keluar parkir (Asia Toserba) dan di Jl Suratno,” ujar Roland. (day)

Berita Terkait