Demo di DPR, Pelajar Cirebon Tertangkap di Jakarta

Pelajar SMK dari Cirebon yang tertangkap di Jakarta karena mengikuti aksi demonstrasi di Gedung DPR RI. Kolase Foto/Radar Cirebon

JAKARTA – Sejumlah pelajar asal Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon dan Kuningan, tertangkap di Jakarta. Dari data yang diterima Radar Cirebon, sedikitnya lima pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) asal Kabupaten Kuningan diamankan di sekitar Gedung DPR RI.

Berikutnya, terdapat dua pelajar dari SMK di Kabupaten Cirebon, 20 pelajar dari SMK, SMA dan SMPN di Kota Cirebon dan tiga orang lainnya tidak bersekolah.

Jumlah keseluruhan yang diamankan sebanyak 59 orang dari beberapa SMK di Sumedang, Cikampek dan Bogor. Informasi dari Polres Metro Jakarta Utara, saat ini pelajar tersebut sedang dilakukan pembinaan di Ruang Aula Lantai 6 Polres Metro Jakarta Utara.

Dalam video pengakuan yang diterima Radar Cirebon, MR siswa salah satu SMK di Kota Cirebon mengaku berangkat ke Jakarta setelah mendapat pesan ajakan di media sosial. Kemudian bersama rekan-rekannya menumpang kendaraan menuju ibu kota. “Di sana saya terlantar. Ternyata berita itu hoaks,” kata MR, yang masih duduk di kelas XII tersebut.

Hal serupa dikatakan HB, siswa sekolah menengah kejuruan negeri. Dia mengaku menyesal mengikuti ajakan di media sosial untuk turut berunjuk rasa di Jakarta. “Saya mengimbau untuk teman-teman yang lain tidak usah ikut demo-demo di Jakarta,” tuturnya.

Sementara BAF yang berusia 16 tahun mengaku tertangkap di depan Gedung DPR RI. Saat kerusuhan terjadi, dia pun sempat melempari aparat kepolisian dengan batu. Kemudian tertangkap dan dibawa ke Polres Metro Jakarta Utara. (ade)

*Berita selengkapnya di Koran Radar Cirebon, Edisi Rabu (2/10). 

Berita Terkait