Debut Petarung Belia Jabar Bertanding di Liganas 2019

Petarung Kota Cirebon, Meisya Pradita latihan keras untuk berlaga di Liganas 2019. Dia salah satu petarung junior Kota Cirebon yang turun di kelas 48 kg pemula putri. FOTO: TATANG RUSMANTA/RADAR CIREBON
Petarung Kota Cirebon, Meisya Pradita latihan keras untuk berlaga di Liganas 2019. Dia salah satu petarung junior Kota Cirebon yang turun di kelas 48 kg pemula putri. FOTO: TATANG RUSMANTA/RADAR CIREBON

CIREBON–Muaythai Indonesia (MI) Jawa Barat menerjunkan 30 petarung terbaiknya pada Liga Nasional (Liganas) 2019. Tiga di antaranya merupakan petarung junior asal Kota Cirebon. Mereka akan berjuang mulai hari ini. Liganas Seri X itu digelar di Hotel Rizen Kedaton, Kabupaten Bogor.

Kontingen MI Jawa Barat punya ambisi besar. Targetnya adalah mempertahankan gelar juara umum. Kejuaraan muaythai terbesar nasional itu juga merupakan ajang uji coba bagi sejumlah atlet proyeksi Pra PON XX/2020. “Kami ingin mempersembahkan prestasi terbaik bagi masyarakat Jawa Barat,” ujar Sekretaris Umum MI Jawa Barat Nendi Suryanagara.

Sementara itu, Kota Cirebon tidak hanya diwakili tiga petarung juniornya pada ajang ini. Ketua Umum MI Kota Cirebon Rafo Vender Latuperissa bergabung dalam skuad pelatih kontingen Jawa Barat. “Hari ini kita tiba di Bogor. Pekan lalu, kita sempat menjalani pemusatan latihan di Subang selama beberapa hari untuk mematangkan persiapan,” tutur Rafo.

Petarung Kota Cirebon yang diturunkan di ajang ini adalah Edwin Dedrik Sugianto, Meisya Pradita dan Zinedine Zidane. Ketiganya merupakan atlet usia muda. Edwin dan Meysia akan diturunkan di kategori pemula, masing-masing kelas 30 kg putra dan 48 kg putri. Sedangkan Zidane berlaga pada kategori kadet kelas 43 kg putra.

Liganas tahun ini merupakan yang perdana bagi Edwin dan kawan-kawan. Rafo berharap, para petarung belia itu mendapatkan pengalaman berharga dari perhelatan terbesar nasional tersebut. “Tiga petarung kita sangat potensial. Semoga bisa membantu Jawa Barat mempertahankan juara umum,” katanya.

Di sisi lain, MI Kota Udang mengistirahatkan tiga petarung senior. Mereka adalah Sean Cristianto Rutciandi, Emilia Dewi Pratiwi dan Jessica Audrey. Padahal, Sean cs merupakan petarung utama Kota Udang proyeksi Pra PON XX/2020. Mereka resmi bergabung dalam Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Jawa Barat yang akan digelar mulai Oktober 2019 mendatang.

Selain sibuk menghadapi ujian pada masing-masing perguruan tinggi tempat mereka menempuh studi, menurut Rafo, ketiganya diistarahatkan agar terhindar dari cedera fatal. “Saya harap, Sean, Jessica dan Dewi tetap memaksimalkan latihan meski tidak ikut Liganas,” pungkasnya. (ttr)

Berita Terkait