Dave Kenalkan BKSAP di Kampus STIKom Poltek Cirebon

Dave Akbarshah Fikarno Laksono memberikan keterangan pers usai memberikan materi seminar bertem Peran Diplomasi Parlemen untuk Memenangkan Persaingan Global dan Regional di Auditorium STIKom Poltek, Senin (21/1). FOTO: DEDI HARYADI/RADARCIREBON.COM
Dave Akbarshah Fikarno Laksono memberikan keterangan pers usai memberikan materi seminar bertem Peran Diplomasi Parlemen untuk Memenangkan Persaingan Global dan Regional di Auditorium STIKom Poltek, Senin (21/1).FOTO: DEDI HARYADI/RADARCIREBON.COM

CIREBON-Mahasiswa adalah yang paling kritis dalam menyuarakan suatu aspirasi. Mahasiswa memiliki peran yang sangat besar dalam menyebarkan sebuah informasi. Banyak yang belum paham BKSAP, padahal BKSAP ada sejak DPR RI berdiri.

Hal tersebut diungkapkan Anggota DPR RI Komisi I sekaligus Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) Dave Akbarshah Fikarno Laksono saat menghadiri seminar bertem Peran Diplomasi Parlemen untuk Memenangkan Persaingan Global dan Regional di Auditorium STIKom Poltek, Senin (21/1).

“Sebagai penjuru dari diplomasi parlemen di DPR RI, BKSAP diberikan mandat sesuai dengan UU MD3 yang menegaskan fungsi DPR dalam mendukung upaya pemerintah dalam melaksanakan politik luar negeri. Tugas fungsi utama BKSAP itu memastikan kinerja parlemen Indonesia sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman dunia internasional dan kebijakan yang menguntungkan Indonesia,” ungkapnya.

Caleg Partai Golkar Dapil Jabar VIII itu menjelaskan, seluruh parlemen di dunia menjalin hubungan politik dan diplomatis dengan Indonesia melalui BKSAP di DPR RI. “BKSAP kerap mewakili Indonesia di sidang-sidang internasional. BKSAP juga mengadakan kerjasama dengan parlemen-parlemen di dunia. DPR tidak sekadar urusan legislasi, pengawasan dan anggaran, DPR juga memerankan fungsi diplomasi,” jelas Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon ini.

Dikatakan Dave, Karena ke depan BKSAP mempunyai tantangan tersendiri seperti diplomasi RI yang dapat mengeluarkan resolusi sebagai counter kebijakan negara lain yang merugikan Indonesia.

“Saat ini anggota BKSAP berjumlah 50 orang DPR RI. Terdiri dari lintas komisi dan fraksi.  Dan mencerminkan representasi parpol di DPR RI. Lembaga ini juga mencerminkan diplomasi parlemen secara komprehensif,” pungkasnya. (rdh)

Berita Terkait