Dana Program Rutilahu Sangat Minim, Plt Bupati Dorong Kembali Budayakan Gotong Royong

Plt Bupati Kabupaten Cirebon H Imron Rosyadi MAg menjawab pertanyan wartawan Radar Cirebon. FOTO:ILMI YANFA UNNAS/RADAR CIREBON
Plt Bupati Kabupaten Cirebon H Imron Rosyadi MAg menjawab pertanyan wartawan Radar Cirebon.FOTO: ILMI YANFA UNNAS/RADAR CIREBON

CIREBON-Pemkab Cirebon melalui Dinas Sosial kembali akan membagikan bantuan program pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu) di tahun 2019 ini.

Namun, karena dana yang diterima sangat sedikit, Plt Bupati Cirebon Drs H Imron Rosyadi MAg meminta masyarakat kembali menggalakan gotong royong dengan membantu tenaga untuk membangun rumah dari program rutilahu.

Diungkapkan Imron, tahun ini Dinas Sosial akan memberikan program pembangunan rutilahu kepada 600 warga Kabupaten Cirebon. Sedangkan jumlah anggaran yang tersedia, lanjut Imron, sangat minim karena satu penerima hanya menerima anggaran sebesar Rp15 juta. “Hanya dapat 15 juta rupiah, jadi memang sangat minim,” kata mantan Kepala Kemenag Kabupaten Cirebon ini.

Sehingga, menurut Imron, jika hanya mengandalkan anggaran dari bantuan rutilahu sangat tidak cukup untuk membangun rumah yang tidak layak huni tersebut. Oleh sebab itu, dibutuhkan gotong royong warga. “Misalkan anggaran rutilahu digunakan untuk beli bahan-bahan bangunan, nah pengerjaannya dilakukan oleh warga secara gotong royong,” ujarnya.

Pihaknya ingin kembali menghidupkan gotong royong di Kabupaten Cirebon. “Gotong royong merupakan budaya asli Indonesia yang sekarang hampir punah. Dengan gotong royong itu bisa memudahkan dan meringankan semua beban. Untuk itu kita ingin hidupkan kembali gotong royong yang merupakan budaya asli bangsa Indonesia,” tuturnya. (den)

Berita Terkait