Cuci Baju di Sungai, Jadi Kebiasaan bagi Warga Gintung Lor

DIRASA BERSIH: Itin (31) dan Mar Atun (44) saat mencuci baju di sungai yang berada dekat rumahnya di Blok Karanganyar, Desa Gintung Lor, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, (14/6). FOTO: ADE GUSTIANA/RADAR CIREBON
DIRASA BERSIH: Itin (31) dan Mar Atun (44) saat mencuci baju di sungai yang berada dekat rumahnya di Blok Karanganyar, Desa Gintung Lor, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, (14/6).FOTO: ADE GUSTIANA/RADAR CIREBON

CIREBON – Bukan karena sulit mendapatkan air. Mencuci baju di sungai sudah menjadi kebiasaan bagi sebagian warga Blok Karanganyar, Desa Gintung Lor, Kecamatan Susukan.

Seperti yang dilakukan Itin (31) dan Mar Atun (44) kemarin sore. Keduanya sibuk mencuci beberapa pakaian dengan memanfaatkan aliran sungai yang berada tidak jauh dari rumahnya. Itin mengatakan, kebiasaan tersebut lumrah dilakukan dirinya dan masyarakat sekitar.

“Sudah biasa nyuci di sini (sungai, red). Apalagi kalau pagi hari, banyak warga Blok Karanganyar yang mencuci di sungai. Air bersih di rumah ada, menggunakan mesin pompa air. Alhamdulillah tidak pernah kekurangan air juga,” ujarnya.

Diakuinya, air sungai hanya digunakan untuk keperluan mencuci. Sementara untuk mandi dan masak, menggunakan air bersih di rumah. Namun, hal itu tidak berlaku bagi anak-anaknya yang masih memanfaatkan air sungai untuk berenang, sambil menemani orang tuanya mencuci.

Dengan hanya membawa peralatan berupa ember, sabun cuci, sikat, cucian kotor, ibu-ibu rumah tangga begitu gesit. Mereka juga merasa, mencuci di rumah atau di sungai, tidak banyak berbeda, sama bersihnya.

“Di rumah atau di sini (sungai, red) sama-sama bersih. Ya memang kalau mencuci selalu di sini dan waktunya pagi, siang atau sore. Tergantung kebutuhan. Kalau seringnya sih pagi,” ujar Mar Atun.

Mar Atun merasa, air sungai yang digunakannya mencuci, tergolong bersih dan tidak banyak sampah yang dibiarkan mencemari sungai.

Di bantaran sungai, juga memang sengaja disediakan tempat untuk mencuci yang memudahkan mereka membilas pakaian. “Karena bersih juga airnya, nggak banyak sampah,” ungkapnya. (ade)

Berita Terkait