Ciu dan Tuak Tetap Marak di Wilayah Gebang

Polisi menyita miras jenis tuak dari sejumlah warung di Kecamatan Gebang, Minggu (10/11).FOTO: IST

CIREBON-Minuman keras (miras) jenis tuak dan ciu masih tetap marak di warung-warung kecil di beberapa lokasi di Kabupaten Cirebon. Terbaru, dua jenis miras tradisional itu disita dari sejumlah warung di wilayah Gebang. Razia cipta kondisi itu digelar Unit Sabhara Polsek Gebang, Minggu (10/11).

Kapolres Cirebon Kabupaten AKBP Suhermanto melalui Kasubag Humas Iptu Muhyidin mengatakan kegiatan operasi yang dilaksanakan Polsek Gebang sasarannya adalah miras oplosan jenis tuak dan ciu, premanisme, parkir liar,  pengamen, judi, sajam, dan kejahatan lainnya yang ada di wilayah hukum Polsek Gebang.

Terkait miras, kata Muhyidin, awalnya petugas mendapat informasi dari masyarakat. Kemudian saat operasi, Unit Sabhara Polsek Gebang mendatangi warung yang diduga menjual miras. Saat dilakukanlah penggeledahan, memang ditemukan ciu dan tuak.

“Hasil dari penggeledahan di dua warung di Desa Gebang Ilir, Kecamatan Gebang, polisi menyita delapan liter miras. Di antaranya 4 liter miras berjenis ciu dari warung milik HP (70) di Blok Kaligelang dan 4 liter miras jenis tuak dari warung milik HM (37) di Perum Gebang Permai,” paparnya.

Barang bukti miras langsung disita untuk dijadikan sebagai barang bukti. Sedangkan penjualnya dilakukan pembinaan di tempat agar tidak kembali menjual miras. Jika nanti masih nekat jual tuak dan ciu, polisi akan memberikan sanksi tegas.

Menurut Muhyidin, meskipun hasilnya tidak maksimal, namun kegiatan tersebut merupakan upaya yang telah dilakukan oleh jajaran Polsek Gebang dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Untuk menekan kejahatan, razia pun akan dilaksanakan setiap hari.

“Kegiatan ini akan dilaksanakan ke sejumlah warung lainnya yang masih menjual miras secara sembunyi-sembunyi. Diharapkan juga partisipasi masyarakat agar menginformasikan kepada kami terkait peredaran miras oplosan. Kalau ada, pasti kami tindak,” pungkas Muhyidin. (cep)

Berita Terkait