Cegah Pemalsuan Identitas, Dirjen Ronny F Sompie Minta Disnaker Perkuat Database TKI

Dirjen Imigrasi Kemenkumham Roni F Sompie (kiri) meninjau langsung proses pelayanan pemohon paspor di Kantor Imigrasi kelas II TPI Cirebon, Rabu (30/1). FOTO: DEDI HARYADI/RADARCIREBON.COM
Dirjen Imigrasi Kemenkumham Ronny F Sompie (kiri) meninjau langsung proses pelayanan pemohon paspor di Kantor Imigrasi kelas II TPI Cirebon, Rabu (30/1).FOTO: DEDI HARYADI/RADARCIREBON.COM

CIREBON-Kantor Imigrasi TPI klas II Cirebon melakukan penandatanganan komitmen bersama (MoU) pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Aula lantai II Kantor Imigrasi klas II TPI Cirebon, jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Kabupaten Cirebon, Rabu (30/1).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkumham Bambang Rantam Sariwanto, Dirjen Imigrasi Kemenkumham Ronny F Sompie, Deputi Kemenpan Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas  Muhammad Yusuf Ateh, Inspektur Jenderal Kemenkumham, Kepala Balitbankumham, Staf Ahli Kemenkumham, Ketua Ombudsman Perwakilan Jawa Barat Haneda Sri Lastoto, Walikota Cirebon Nasrudin Azis, Pj Bupati Cirebon Dicky Saromi serta Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat Ibnu Chuldun.

Kemudian, para pimpinan tinggi pratama dilingkungan Kanwil Kemenkunham Jawa Barat, unsur Forkopimda Kota/Kabupaten Cirebon dan para Kepala UPT Imigrasi se-Jawa Barat serta Kepala UPT Pemasyarakatan se-Ciayumajakuning.

Dalam laporan yang disampaikan Ibnu Chuldun selaku Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Jawa Barat mengatakan, Komitmen bersama ini adalah untuk memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi.

“Juga menumbuhkan keterbukaan dan kejujuran serta memperlancar tugas yang profesional akuntabel Sinergi transparan dan inovatif selain itu juga untuk mewujudkan peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat upaya pencapaian satuan kerja untuk meraih WBK/WBBM di tahun 2019,” ujarnya.

Sementara itu, Dirjen Imigrasi Kemenkumham Ronny F Sompie kepada sejumlah wartawan usai menghadiri kegiatan tersebut mengaku bangga terhadap kantor Imigrasi Kelas II TPI Cirebon. “Saya bangga pada Kepala Kantor Imigrasi Cirebon yang sangat berani karena mampu meningkatkan zona integritas dari WBK ke WBBM. Tadinya Cirebon adalah wilayah paling timur di Jawa Barat, dengan dibukanya Kertajati membuat semangat Kanim Cirebon menjadi bergelora dan mungkin itu yang membuat dia berani meningkatkan dari WBK ke WBBM,” katanya.

Ronny F Sompie juga meminta kepada kepala daerah se-Ciayumajakuning agar dapat memperkuat dinas ketenagakerjaan supaya mendata secara rinci warga yang akan ke luar negeri. “Memperkuat data base akan dapat melacak identitas asli masyarakat yang hendak bekerja di luar negeri (TKI). Sehingga, tidak ada lagi pemalsuan identitas TKI pada paspor,” ucapnya.

Masih di tempat yang sama, Walikota Cirebon Nashrudin Azis pun bangga akan raihan prestasi Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan berharap pelayanan keimigrasian terutama di wilayah Cirebon bisa menjadi lebih baik lagi. “Tahun 2018 lalu Imigrasi Kelas II TPI Cirebon meraih predikat WBK dan saya harap di tahun 2019 ini Predikat WBBM akan diraih kami akan dukung itu,” ujarnya.

Hal senada diucapkan PJ Bupati Cirebon Dicky Sharomi. Dirinya berharap pencanangan WBBM yang dilakukan ini bisa menjadi tonggak semangat untuk membangun pola birokasi pelayanan yang bersih dan profesional.

Kepala Kantor Imigrasi kelas II TPI Cirebon M Tito Andrianto menuturkan, raihan prestasi WBK di tahun 2018 menjadi pemicu semangat untuk bisa meraih predikat WBBM di tahun 2019 ini. “Kami selalu siap untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan tentu predikat WBK akan menjadi pemantik semangat bagi kami untuk meraih WBBM di tahun 2019,” pungkasnya. (rdh)

Berita Terkait