Butuh Uang untuk Bikin Tato, Dua Pemuda Asal Plumbon Merampok Minimarket

CIREBON– Tim Unit Jatanras Satreskrim Polres Cirebon Kabupaten (Cikab) membekuk dua pelaku pencurian dengan kekerasan atau rampok spesialis minimarket.

Kedua pelaku tersebut yakni, LK (22) warga Desa Purbawinangun, blok Cibiuk, Kecamatan Plumbon dan RF (22) warga Desa Cempaka, Kecamatan Plumbon. Dalam aksinya, kedua pelaku selalu membawa senjata tajam berupa clurit dan pistol korek api gas untuk menakuti karyawan minimarket.

Mereka dibekuk Tim Jatanras Satreskrim Polres Cirebon Kabupaten setelah melakukan aksi perampokan di Alfamart, Jalan Imam Bonjol, Desa Bobos, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, pada 9 Oktober 2019 lalu.

 

Aksi mereka terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di dalam dan luar minimarket. Meski mengenakan helm, Polisi tetap bisa mengenali ciri-ciri pelaku dan akhirnya berhasil meringkus keduanya.

Kapolres Cirebon Kabupaten (Cikab) AKBP Suhermanto didampingi Kasat Reskrim AKP Anton menjelaskan, kedua pelaku langsung menerobos masuk minimarket sambil menodongkan pistol korek api gas dan celurit sambil mengancam karyawan agar menyerahkan uang dalam mesin kasir.

“Saat beraksi, kedua pelaku memakai helm dan mengendarai sebuah sepeda motor. Aksinya terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di dalam dan luar toko. Selain uang dari mesin kasir, kedua pelaku juga merampas satu unit tablet milik karyawan,” jelasnya saat menggelar jumpa pers di Mapolres Cirebon Kabupaten.

AKBP Suhermanto mengatakan bahwa para pelaku sudah melakukan dua kali aksi yang sama yakni di Bobos Kabupaten Cirebon dan di Kota Cirebon

“Kasus ini masih terus kami dalami apakah pelaku juga melakukan aksi di tempat lain wilayah Kabupaten Cirebon. Para pelaku dijerat pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumannya paling lama 20 tahun,” pungkasnya.

Sementara itu, dihadapan wartawan tersangka LK merampok minimarket butuh uang hanya untuk membuat tato bergambar burung Feniks. “Bikin tato gambar burung Feniks ini bayarnya Rp300.000,” tuturnya. (rdh)

Berita Terkait