Bupati Majalengka Terpukul IN Ditahan tapi Hormati Proses Hukum

bupati-curhat
TAAT HUKUM: Bupati Karna Sobahi (tengah) dan keluarganya menggelar jumpa pers di halaman belakang rumah dinas pendopo Majalengka, Minggu (17/11). FOTO: ANDI AZIS MUHTAROM/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA – Bupati Majalengka Karna Sobahi merasa sangat terpukul dengan ditetapkannya IN sebagai tersangka dan ditahan pihak berwajib. Seandainya punya pilihan untuk bertukar posisi, dia memilih untuk melepaskan semua jabatannya asalkan anak-anak dan keluarganya bisa selamat dalam menjalani kehidupan di dunia dan akhirat.

“Manakala diberikan alternatif dengan dua hal, posisi bupati dan ketua partai atau keselamatan anak dan keluarga, jawaban saya pasti dan mutlak akan lebih memilih keselamatan anak. Sebab bagi saya, anak itu darah daging, dunia akhirat, lahir batin,” ujar Karna Sobahi, kemarin (17/11).

Sayangnya, dalam kondisi hukum positif di negara ini, opsi tersebut tidak mungkin didapat meskipun terus diperjuangkan oleh sang ayah. Karna Sobahi pun menyadari itu, dan memilih untuk mengikuti dan menghormati proses hukum yang berjalan. Ia berharap proses hukum dapat menghasilkan keputusan yang terbaik bagi IN.

Baca:

Kasus Obral Tembakan, Polisi Akhirnya Menahan Anak Bupati Majalengka

Kasus Obral Tembakan, Akhirnya Polisi Tetapkan Anak Bupati sebagai Tersangka

Bahkan, pihak keluarga baik istrinya, kakak, maupun adik-adik IN sudah disarankan agar dapat lebih tenang dan ikhlas menerima ujian ini.

“Awalnya kami meratapi ujian ini. Tapi sekarang saya sudah minta kepada keluarga untuk berbesar hati. Saya minta untuk jangan terlalu banyak nonton berita di TV dan lihat informasi di HP. Lebih baik kita perbanyak salat, baca Alquran, dan berdoa kepada Allah SWT,” ujarnya.

Dalam kondisi saat ini, Karna Sobahi menyerahkan penanganan persoalan ini kepada pihak kepolisian.

“Sebagai warga negara saya harus taat hukum, menghormati dan menghargai hukum. Saya tidak akan melawan hukum. Saya pun tidak punya niat dan kekuatan untuk itu (melawan hukum). Bukti ketaatan ini, saya dan anak saya (IN) kooperatif dalam pemeriksaan, menjadi tersangka dan sudah ditahan,” tegasnya.

Baca juga: 

Anak Bupati Majalengka Obral Tembakan

Kasus Penembakan, Bupati Majalengka Minta Maaf, Serahkan ke Proses Hukum

Karna Sobahi pun menyebutkan jika peristiwa yang menimpa anak dan keluarganya selama ini dimaknai sebagai ujian dan peringatan agar dirinya dan keluarganya bisa terus memperbaiki diri dan harus lebih meningkatkan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. (azs)

Berita Terkait