Bupati Indramayu Dorong Perbanyak Taman Keanekaragaman Hayati

bupati-kehati
TANAMAN KEHATI: Bupati Indramayu Supendi mendorong masyarakat untuk menanam tanaman keanekaragaman hayati (kehati). Foto: Istimewa

INDRAMAYU-Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperbanyak taman keanekaragaman hayati (Kehati). Hal itu dilakukan sebagai upaya life support system pada rantai pangan, siklus hidrologi, siklus energi dan lainnya.

Untuk mendukung keanekaragaman hayati tersebut,  Bupati Indramayu Supendi, mengeluarkan surat edaran bagi masyarakat Indramayu.

Dalam surat edaran tersebut, Supendi mengajak kepada seluruh masyarakat Indramayu untuk memberikan perhatian dan meningkatkan kepedulian terhadap keanekaragaman hayati melalui langkah kegiatan baik secara berkelompok maupun individual.

Selain itu, kata Supendi, masyarakat harus menyebarluaskan kepada yang lainnya tentang pengetahuan dan kesadaran akan ketergantungan sistem pangan, nutrisi, dan kesehatan terhadap keanekaragaman hayati dan ekosistem yang terjaga.

Selain itu, lanjutnya, merayakan keanekaragaman hayati sebagai penyedia sistem hayati untuk keberadaan dan kesejahteraan manusia, dan memberikan kontribusi dalam pencapaian sustainable development goals (SDGs) termasuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, restorasi ekosistem, air bersih, dan bebas kelaparan.

“Momen Hari Keanekaragaman Hayati Dunia ini kita jadikan sebagai kesempatan untuk terus meningkatkan keanekaragaman hayati di sekitar kita. Selain itu, Pemkab Indramayu terus berkomitmen untuk menambah jumlah ruang terbuka hijau dan taman keanekaragaman hayati di berbagai wilayah Indramayu,” kata Supendi.

Sementara itu, Kepala Seksi Konservasi Lingkungan Hidup Saekhu Kujaeri mengatakan, untuk ruang terbuka hijau (RTH) harus memenuhi 30 persen dari luas wilayah kota. Sementara, taman keanekaragaman hayati bisa diseuaikan dengan kekayaan alam dan keanekaragaman ekosistem daerah tersebut.

Saekhu menambahkan, melihat kondisi geografis Kabupaten Indramayu sebagai daerah pantai dan hutan maka harus ada taman keanekaragaman hayati pesisir dan kehutanan. Saat ini, lanjutnya, taman keanekaragaman hayati berada di Hutan Kayu Putih Jalan Pahlawan, Areal Waduk Bojongsari, Taman Kota Bantaran Cimanuk, dan Taman Kehati Kompleks Perumahan Bumi Patra.

“Saat ini kami tengah siapkan taman keanekaragaman hayati di Kecamatan Gantar untuk mewakili ekosistem hutan, kita masih lakukan persiapan. Namun demikian sangat memungkinkan jika taman keanekaragaman hayati ruang terbuka hijau ini bisa hadir di eks kawedanan,” katanya. (oet)

Berita Terkait