Bupati Imron: Hindari Komentar Pro Kontra di Sosmed

SERAHKAN BANTUAN: Pemberian bantuan oleh Bupati Cirebon Drs H Imron MAg didampingi Pembina Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Sekda Drs H Rahmat Sutrisno MSi menyerahkan bantuan ember cuci tangan untuk sekolah TK di Kabupaten Cirebon, kemarin (9/10).FOTO: ILMI YANFA UNNAS/RADAR CIREBON

CIREBON – Bupati Cirebon Drs H Imron MAg meminta Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Cirebon untuk menghindari berkomentar pro dan kontra di sosial media. Tetapi, lebih membantu Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk mewujudkan program-program yang ada.

Hal tersebut diungkapkan Imron, usai menghadiri HUT Dharma Wanita Persatuan, Senin pagi (9/12). Kepada Radar Cirebon, Imron mengatakan, Dharma Wanita Persatuan merupakan kepanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Cirebon. Oleh karena itu, harus bisa bersinergi.

Imron mengungkapkan, sebagai kepanjangan tangan pemerintah daerah, maka harus bisa membantu menyukseskan program-program Pemerintah Kabupaten Cirebon. Misalkan, memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang program pemerintah daerah.

Selain itu juga, mantan kepala Kemenag Kabupaten Cirebon ini meminta Dharma Wanita Persatuan memanfaatkan media sosial dengan bijak dan tidak membuat komentar provokatif dan negatif. “Kita boleh bersosmed. Tapi gunakan medsos sebaik mungkin. Jangan memunculkan komentar pro dan kontra. Sehingga tidak menimbulkan situasi yang tidak kondusif,” ungkapnya.

“Sebagai istri PNS yang merupakan bagian dari pemerintah, tentunya Dharma Wanita tidak dibolehkan membuat komentar yang menyindir kebijakan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat,” pungkasnya. (den)

Berita Terkait