Bupati Acep Raih Dwija Praja Nugraha dari Kemedikbud

ACEP-DAPAT-ANUGERAH-KEMENDIKBUD
PENGHARGAAN. Bupati Acep Purnama meraih penghargaan dari Kemendikbud) RI di Stadion Wibawa Mukti Cikarang Kabupaten Bekasi, akhir pekan kemarin. Foto: Istimewa

KUNINGAN – Bupati Acep Purnama meraih penghargaan berupa anugerah Dwija Praka Nugraha oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, saat menghadiri HUT ke-74 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) di Stadion Wibawa Mukti Cikarang Kabupaten Bekasi, akhir pekan kemarin (30/11).

Penghargaan diberikan langsung Mendikbud, Nadiem Makarim disaksikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan puluhan ribu guru se-Jawa Barat. Anugerah Dwija Praja Nugraha merupakan sebuah apresiasi tertinggi dari guru-guru yang tergabung dalam PGRI kepada Kepala Daerah, karena memiliki komitmen teguh memajukan kualitas pendidikan dan mengupayakan peningkatan kesejahteraan guru.

PGRI Kabupaten Kuningan mengusulkan penghargaan ini, sebab melihat kesungguhan Bupati Acep selama masa kepemimpinan yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kuningan. Selain itu, sosok Bupati Acep juga dinilai peduli terhadap kesejahteraan para guru di Kabupaten Kuningan.

Bupati Acep dalam keterangan persnya, menyampaikan, rasa terimakasih kepada semua guru-guru di Kabupaten Kuningan, khususnya yang tergabung dalam wadah PGRI yang telah mengusulkan dirinya untuk menerima penghargaan ini.

“Tugas meningkatkan kualitas pendidikan di Kuningan adalah tanggung jawab kita semua, terutama Pemerintah Kabupaten Kuningan. Kami akan terus berusaha untuk memperhatikan peningkatan kualitas pendidikan dan kompetensi guru,” kata Acep.

Sementara itu, Mendikbud Nadiem Makarim, mengapresiasi, terhadap eksistensi PGRI selama puluhan tahun memperjuangkan pemenuhan hak para guru dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Bahkan sejumlah inspirasi yang paling berkesan yakni kisah para guru di lapangan dan pelosok-pelosok untuk meningkatkan pendidikan di daerah. “Marilah kita apresiasi para penggerak guru di wilayah Indonesia,” tukasnya.

Tak hanya itu, bupati juga mengajak, agar  seluruh guru di Indonesia melakukan gerakan reformasi pendidikan. Semua pihak harus berperan aktif dalam reformasi pendidikan untuk peningkatan kualitas SDM, mutu, dan kesejahteraan.

“Saya mohon bantuan semua agar tercipta itu, dengan begitu para siswa atau pendidikan akan unggul kedepan,” tutupnya. (ags)

Berita Terkait