Buka Formasi CPNS, Majalengka Masih Kekurangan Pegawai

Ilustrasi-CPNS2
Ilustrasi-CPNS

MAJALENGKA – Pemkab Majalengka bakal mendapatkan tambahan pegawai setelah dikabulkannya kuota formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari pemerintah pusat sebanyak 149 orang. Meski demikian, Bupati Karna Sobahi mengaku meski mendapat tambahan pegawai sebanyak jumlah tersebut, kuota CPNS itu tetap belum bisa memenuhi kebutuhan jumlah pegawai yang ideal.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah pusat telah mengabulkan penambahan pegawai di kita sebanyak 149 orang melalui proses seleksi CPNS. Tapi memang itu belum bisa memenuhi kebutuhan pegawai yang telah dihitung. Dari jumlah yang ideal tentu masih kurang. Tapi mungkin nanti kita dikasihnya bertahap,” kata Bupati, usai apel pagi Senin (4/11).

Menurutnya, jumlah PNS Pemkab Majalengka saat ini sekitar 11 ribu. Idealnya adalah sekitar 13 ribu. Dari jumlah itu, sebagian besar adalah guru. Begitu pula pada proses perekrutan CPNS kali ini, dari 149 formasi yang dibuka, 101 di antaranya adalah formasi guru. Sisanya adalah tenaga kesehatan dan tenaga teknis lainnya.

Untuk guru, Kabupaten Majalengka sendiri kekurangan sekitar 1.500 orang untuk 620 SD. Saat ini, di sekolah-sekolah yang kekurangan guru dibantu oleh tenaga honorer.

Kalaupun dalam proses seleksi CPNS kali ini terekrut 101 orang, Majalengka masih membutuhkan sekitar 1.400 guru. Itu pun akan bertambah lagi dari para guru yang akan pensiun tahun ini maupun tahun depan.

Selain itu, sambung Bupati, yang masih belum ideal adalah tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis. Selama ini, Pemkab masih bekerja sama mendatangkan dokter spesialis dari daerah terdekat untuk praktik di fasilitas medis milik Pemkab Majalengka.

Dalam proses perekrutan CPNS kali ini, Pemkab Majalengka pun mengusulkan dapat merekrut tenaga kesehatan dokter spesialis. Hanya saja belum dikabulkan.

“Untuk pegawai tenaga kesehatan juga kita masih kurang, dokter spesialis. Sudah kita ajukan untuk pembukaan seleksi formasi itu, tapi yang dikabulkan baru dokter umum dan dokter gigi. Mudah-mudahan di proses perekrutan CPNS tahun depan kita dapat formasi itu. Supaya tidak usah mendatangkan dari luar,” ungkapnya. (azs)

Berita Terkait