Berpikir Positif Bantu Penyembuhan Hipertensi

edukasi-berpikir-positif
EDUKASI: Puskesmas Kejaksan, Kota Cirebon, mengadakan edukasi mengenai hipertensi dan hidup sehat. FOTO: APRIDISTA SITI RAMDHANI / RADAR CIREBON

CIREBON – Tekanan darah tinggi merupakan salah satu yang perlu diwaspadai. Angka penderita hipertensi sendiri cukup tinggi di Kecamatan Kejaksan. Sekitar 25 persen pengidapnya merupakan usia 50 tahun ke atas.

Kepala UPT Puskesmas Kejaksan, Junny Setyawati menjelaskan, hipertensi adalah nama lain dari tekanan darah tinggi. Tekanan darah sendiri adalah kekuatan aliran darah dari jantung yang mendorong dinding pembuluh darah (arteri).

Kekuatan tekanan darah ini bisa berubah dari waktu ke waktu, dipengaruhi aktivitas apa yang sedang dilakukan jantung, termasuk juga emosi. “Kemarahan dan semua emosi negatif lainnya telah terbukti menekan sistem kekebalan, sedangkan kegembiraan akan meningkatkan kekebalan dan mempercepat proses penyembuhan,” tuturnya.

Dikatakan lebih lanjut, sikap positif tidak bisa memulihkan penyakit. Sikap positif yang beriringan dengan tindakan positiflah akan memberikan peluang terbaik untuk dapat lolos dari ancaman penyakit hipertensi.

Junny pun siap membantu untuk mengembangkan sikap positif dalam pelayanan konselingnya. Salah satu yang dilakukan melalui edukasi yang secara rutin dilakukan oleh Klub Prolanis Hipertensi. Setiap Sabtu Junny memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai hipertensi.

“Dengana danya kegiatan ini kami berharap kesadaran masyarakat untuk mulai hidup sehat dan membiasakan berpikir positif,” ujar Junny.

Tak lupa ia menambahkan, semakin bertambah tua tindakan pencegahan menjadi lebih penting. Tekanan sistolik biasanya akan perlahan naik setelah mencapai usia 50 tahun. Tetaplah jaga berat badan agar ideal, yang dapat dicapai dengan pola makan sehat dan olahraga.

Memiliki berat badan sehat akan mengurangi peluang terkena hipertensi. “Jangan lupa untuk selalu periksakan tekanan darah secara rutin dan berkala,” tukasnya. (apr)

Berita Terkait