Begini Persiapan Nelayan Kejawanan Melaut Sampai Jauh

ABK mempersiapkan perbekalan untuk melaut, Rabu (25/9). Nelayan di PPN Kejawanan biasa melaut berbulan-bulan.FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

CIREBON-Lautan diseberangi. Berbulan-bulan terapung sampai jauh. Hidup jauh dari daratan. Lalu kembali membawa hasil tangkapan. Hari-hari mereka dihabiskan di atas kapal. Hanya libur saat musim barat datang.

Nelayan di sini beda tipikal dengan umumnya di pesisir Kota Cirebon. Yang lebih banyak mengandalkan ikan di perairan dekat. Melaut dini hari pulang siang. Di sini, sekali berangkat bisa berbulan-bulan. Merantau nun jauh ke daerah seberang. Itulah hidup para nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan.

Di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Higienis Kejawanan, Rabu (25/9) siang nampak kesibukan. Ratusan perahu telah disandarkan. Beragam aktivitas terpantau. Ada yang sedang bongkar muatan, hingga melakukan persiapan sebelum kembali melaut.

Amir (47) yang siang itu ditemui di tengah kesibukannya mempersiapkan pelayaran. Dia dan anak buah kapal (ABK) lain sedang menunggu logistik datang. Rencana, Jumat (27/9) kapalnya bakal menarik jangkar. Kemudian menuju laut lepas. Sampai tiga bulan ke depan Amir dan kru lainnya akan berada di kapal tanpa menuju daratan sekalipun. Lalu pulang saat dirasa tangkapan mencukup. “Paling sandar kalau ada kendala mesin saja. Kalau nggak ada ya di laut terus,” katanya kepada Radar Cirebon.

Berbulan-bulan di laut, hasil tangkapan yang diperoleh terkadang tidak menentu. Bervariasi, tergantung kondisi cuaca dan faktor keberuntungan. Namun di rata-rata, antara 7-10 ton. Selain ikan, mayoritas hasil tangkapannya adalah cumi-cumi. Dalam setahun, Amir hanya libur di bulan tertentu. Misalnya, musim angin barat.

Halaman: 1 2 3

Berita Terkait