Batalnya Rencana Penerbangan BIJB, Sudah Diprediksi Bupati Majalengka

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati
Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati

MAJALENGKA-Bupati Majalengka DR H Karna Sobahi MMPd tak kaget dengan batalnya peralihan penerbangan domestik khusus luar Jawa dari Bandung ke Kertajati. Ia sudah memprediksi kondisi ini akan terjadi. Harapan agar bandara ini segera ramai, harus tertahan karena administrasi yang belum tuntas.

Bupati Majalengka DR H Karna Sobahi MMPd
Bupati Majalengka DR H Karna Sobahi MMPd

Karna mengatakan, pengorbanan warga Majalengka untuk bandara ini sudah sangat besar. Mereka merelakan tanahnya dibebaskan untuk pembangunan proyek strategis nasional ini. Maka, lanjut Karna, harus segera terjawab oleh adanya efek positif terhadap warga sekitar, terutama warga Majalengka yang terdampak langsung.

Hanya saja, tambah bupati, kewenangan terkait penerangan, sepenuhnya ditentukan pemerintah pusat dan pihak terkait lainnya. Pihaknya sebagai pemerintah daerah hanya berupaya memfasilitasi dan mengerjakan sarana pendukung untuk menunjang rencana-rencana tersebut. Pihaknya sempat menata Islamic Centre yang kala itu dipertimbangkan menjadi asrama haji, walau akhirnya rencana penerbangan haji tahun 2019 dari Kertajati juga batal.

“Warga Majalengka tentu saja ingin melihat bandara itu cepat maju agar bisa terasa dampaknya. Tapi lagi-lagi ini kewenangan penuh pusat. Kita di daerah hanya sebatas mendukung apa yang perlu disiapkan. Kemarin sudah disiapkan Islamic Centre, tapi tidak jadi. Besok (hari ini (Sabtu), red) kita lihat katanya mau pengalihan penerbangan. Kalau melihat pengalaman ke belakang, manakala rencana itu belum matang, saya sih pesimis lagi soal itu (terealisasi),” tandas bupati. (azs)

Berita Terkait