Bangunan Liar di Bantaran Cimanuk Segera Ditertibkan

Lapak-pedagang-Cimabuk-terancam-digusur
BAKAL TERGUSUR :Pedagang kaki lima yang berada di sepanjang Bantaran Cimanuk, di Jalan Murah Nara Indramayu segera ditertibkan. FOTO: UTOYO PRIE ACHDI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu akan menertibkan bangunan liar yang ada di sepanjang bantaran Sungai Cimanuk. Rencananya lahan bantar Cimanuk akan dijadikan sebagai ruang terbuka hijau.

Merespons rencana itu, para pedagang mengaku keberatan, karena selama ini mereka sudah memiliki pelanggan tetap, baik dari para pengunjung maupun para pelajar dari sejumlah sekolah yang ada di dekat Cimanuk.

“Kami para pedagang tentu keberatan kalau disuruh membongkar lapak yang sudah ada. Apalagi kami belum tahu mau dipindah kemana,” ungkap salah seorang pelayan di sebuah warung lesehan di Bantaran Cimanuk yang enggan dikorankan.

Menurutnya, dari pihak Satpol PP sudah mengirimkan surat peringatan sebanyak tiga kali kepada para pedagang. “Isi suratnya para pedagang disuruh membongkar lapak jualannya. Kalau tidak katanya akan dibongkar oleh mereka,” ungkapnya.

Dijelaskannya, rata-rata para pedagang keberatan kalau harus membongkar lapal usahanya, karena belum dikasih tempat yang baru. Lagipula ditempat itu selama ini sudah sangat strategis untuk berjualan. “Kami mohon jangan dipindah lah pak, tapi dirapikan saja. Kami mau makan apa kalau disuruh bubar,” ungkapnya mengiba.

Sementara Kepala Bidang Penegakkan Perda Satpol PP Kabupaten Indramayu Kamsari Sabarudin SH MH mengatakan, kurang lebih ada 208 bangunan termasuk pedagang kaki lima yang ada di sepanjang bantaran Sungai Cimanuk kota Indramayu. “Mereka tersebar di tiga titik lokasi,” kata Kamsari, Kamis (22/8), di ruang kerjanya.

Dia menegaskan, keberadaan bangunan tersebut mengganggu pemandangan sehingga perlu ditertibkan segera. Ratusan objek yang akan ditertibkan terdiri dari bangunan liar, kios, dan pedagang kaki lima. “Ada yang semi permanen bahkan permanen juga ada,” ungkapnya. Menurutnya, bangunan tersebut sudah berdiri puluhan tahun lamanya.

Terkait penempatan lokasi baru bagi para pedagang yang bakal kena gusur, Kamsari mengatakan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan pihak Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian. (oet)

Berita Terkait