Azriel Minta Ashanty Seterusnya Berhijab

ADA yang berbeda dengan penampilan Ashanty. Bahkan gegara tampilannya yang menutup aurat, membuat semringah putranya Azriel Hermansyah.

Foto berhijab tersebut diunggah istri Anang Hermansyah tersebut sambil menuliskan curahan hatinya dengan tajuk ‘Udah Selesai dengan Dirinya Sendiri’, Sabtu (12/10).

Ashanty tampil manis dengan hijab syar’i berwarna abu-abu.

Tak disangka Azriel mengomentari postingan ini. Azriel menginginkan Ashanty tetap mengenakan hijab selamanya. “Jangan dilepas ya bunda,” komentar Azriel.

Ashanty yang mendapat komentar begitu menjelaskan kepada putranya, bahwa dia akan berhijab suatu hari nanti. “Sabar ya nak, hatinya dulu pelan-pelan nanti ya doain ya,” jelasnya.

Dalam postingan Ashanty sendiri dia menuliskan tentang seseorang yang sabar saat ditimpa musibah dan tenang saat mendapat keberuntungan. “Tetap terkendali dan sabar saat difitnah, diejek dan dicaci, sebaliknya juga bersikap kalem saat disanjung?,” ungkapnya.

Selanjutnya, tentang seseorang yang santun dan rendah hati saat mendapat kekuasaan atau menjadi pimpinan dan juga saat menjadi bawahan. Bersikap biasa saja ketika makan di restoran mewah dan tidak menolak makan di warung sederhana di pinggir jalan. “Tidak bangga saat naik mobil mewah dan tidak minder saat naik bajaj atau bus umum.

Tidak rakus dan tidak menimbun saat diberi kesempatan kaya, dan tidak mengeluh saat jatuh miskin? Menggunakan sandang-papan dan peralatan untuk dimanfaatkan fungsinya, bukan untuk dipamerkan mereknya? Mata mereka sudah tidak silau, dan tidak tergoda dengan indahnya bungkus atau pernak pernik asesoris dunia,” beber Ashanty.

Ashanty menyebut orang-orang seperti itu adalah figur yang lebih memilih arti hidup. Dan dia menyarankan orang-orang seperti itulah yang sebaiknya dijadikan teman. Di mana berteman dengan tulus tanpa membedakan status sosial, gelar atau posisi.

Orang-orang seperti ini, kata Ashanty adalah orang-orang yang sudah selesai dengan dirinya sendiri. Kakinya menapak bumi dan menjalani realitas, tetapi jiwanya sudah berada di ‘langit’.

“Ego atau keakuannya sudah ditaklukkannya. Buat mereka, kehidupan yang mereka jalani adalah totalitas dalam peran yang dianugerahkan Tuhan kepadanya dan hanya berniat untuk bermanfaat bagi banyak orang.

Tampilan orang-orang seperti ini mungkin kurang seru atau kurang asyik, dan tidak banyak orang-orang seperti ini.. Tapi carilah mereka. Dan jadikan mereka sahabat sejati. Bila tak kau temukan, maka jadilah seperti mereka,” tutupnya dengan menyertakan tagar #noteforusall #noteforself. (nin/pojoksatu)

Berita Terkait