Azis Magnificent Seven, Prediksi Tujuh Pejabat yang Jadi Pilihan Walikota

ILUSTRASI

CIREBON-“Ini adalah pilihan sulit. Semuanya baik,” kata Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH, saat membicarakan hasil open bidding, belum lama ini.

Meski menggunakan format seleksi berjenjang yang melibatkan panitia seleksi (pansel), mekanisme lelang jabatan terbuka (open bidding), pada akhirnya adalah kewenangan walikota untuk memilih satu dari tiga terbaik. Dengan jumlah tujuh posisi yang masuk dalam open bidding, meminjam istilah asing, barangkali inilah Magnificent Seven (tujug terbaik) pilihan walikota.  Seperti diketahui, mengacu pada jadwal, pejabat eselon IIb hasil open bidding akan dilantik hari ini Jumat (8/11). Ada 21 nama kandidat yang akan dipilih walikota untuk menduduki tujuh jabatan kepala dinas atau setara.

Dihimpun dari berbagai sumber, walikota disebut-sebut sudah membidik tujuh nama pilihannya. Namun demikian, perkembangan terkat informasi ini sangat dinamis. Saat berita ini diturunkan, kabarnya Wakil Walikota Dra Hj Eti Herawati dan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah H Anwar Sanusi SPd MSi sedang berada di Rumah Dinas (Rumdin) Walikota, Jl Siliwangi.

Besar kemungkinan, ketiganya tengah membahas perkembangan open bidding sekalipun hak prerogatif penentuannya ada di walikota. Dari perkembangan terakhir yang diterima Radar Cirebon, susunan pemenang open bidding dapat diprediksi sebagai berikut.

Untuk posisi Asisten Administrasi Umum kemungkinan besar dijabat Drs Agus Herdiyana MSi, Kepala Dinas Pendidikan Dr Irawan Wahyono SPd MPd, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Syaroni ATD MT, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Drs Sutikno AP MSi.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Ma’ruf Nuryasa AP, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Drs Sosroharsono S, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Agus Suherman.

Memang ada dua atau tiga jabatan yang berpotensi berbeda dengan prediksi. Pasalnya, sampai berita ini ditulis, masih terjadi perkembangan yang dinamis di balaikota maupun rumah dinas walikota. Beberapa peserta open bidding yang dihubungi Radar Cirebon, hingga pukul 21.50 WIB mengaku belum menerima undangan spesifik untuk pelantikan. “Dari siang belum terima undangan pelantikan,” kata kandidat eselon II tersebut.

Namun, ketika menghubungi Drs Sosroharsono S, dia mengaku sudah mendapatkan undangan pelantikan. “Sudah dapat,” ucapnya.

Kandidat lainnya mengaku pasrah. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada walikota untuk membuat pilihan. Mengingat sampai posisi tiga besar adalah sebuah pencapaian. Sementara pilihan ada di tangan walikota sebagai pemegang hak prerogatif.

Sebelumnya, Walikota Cirebon Drs H Nashrudin Azis SH mengatakan, sulit bagi dirinya untuk memilih para kandidat untuk menempatkannya pada posisi jabatannya masing-masing. Karena semua kandidat memiliki kemampuan dan kompetensi yang sama baik dan tingginya. “Pilihannya sulit, jadi yang saya pilih ini adalah terbaik dari yang terbaik,” tegasnya.

Azis juga berharap, yang belum terpilih agar tidak kecewa. Karena sudah masuk dalam tahapan akhir open bidding saja merupakan prestasi istimewa. Yang bisa menjadi pengalaman yang berharga dalam hal uji kompetensi dan ditempat kerja masing-masing.

Kepada pejabat yang nanti dilantik, Azis mempersilahkan untuk membentuk kabinet pada dinasnya masing-masing. Sesuai dengan kebutuhan dan rencana kerja yang disusun. Sehingga kinerja dinas yang dipimpin pejabat tersebut bisa berjalan dengan baik. “Kami akan evaluasi percatur wulannya. Evaluasi kinerja dan kepala dinas yang bersangkutan. Bila tidak sejalan dengan visi kami, ya tentunya akan dievaluasi lagi,” tandasnya. (gus)

Berita Terkait