Ayu Azhari Laris Jual Pakaian di Swedia

LAMA menghilang dari jagad hiburan di Tanah Air, aktris Ayu Azhari ternyata tengah disibuk berbisnis dan memperkenalkan budaya Indonesia di Stockholm, Swedia.
Kakak dari Sarah Azhari itu tidak sendiri. Melainkan dibantu oleh putrinya, Isabelle Tramp.

Lewat acara bertajuk ‘Kampung Indonesia’ itu, selain menjual pakaian ala Indonesia, Ayu juga menghibur WNI dan masyarakat penduduk asli setempat.

Tak disangka. Ternyata di sana terutama masyarakat Swedia sangat menyukai kebudayaan Indonesia. Tentu juga kerajinan tangan maupun batik Indonesia.

“Saya juga memperkenalkan Flores dengan tenun Nagakeo dengan busana yang saya pakain untuk tampil selama dua hari,” kata Ayu dalam keterangan tertulisnya kepada Fajar Indonesia Network (FIN)/Radar Cirebon Group, kemarin (30/7).

Perempuan kelahiran Jakarta 49 tahun itu menceritakan, bahwa masyarakat Swedia sangat menikmati musik Indonesia. Mereka ikut bergoyang mengikuti irama suara gendang.

“Ternyata masyarakat Stockholm ikut bergoyang juga. Karena dengerin musik dangdut tanpa bergoyang ibarat makan sayur asem tapi tak pakai garam. Kurang sedap ya,” ucap Ayu.

Ayu mengungkapkan, semua koleksi pakaian dari Isabel ludes tidak tersisa sedikitpun. Koleksi yang digelar Isabel memang sangat unit dan pas untuk musim panas.

“Ternyata banyak yang tertarik laris deh alhamdulillah. Bisa membuka pasar baru untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) ya,” ujar Ayu.

“Dari perajin batik dan jumputan kita perkenalkan dari yang kualitas tulis berbahan sutera maupun cetak dan print yang buat sehari dengan harga terjangkau,” sambung Ayu.

Tak hanya jualan Ayu laris manis. Tapi juga pakaian yang dikenakan Ayu pun menjadi rebutan pengunjung. Namun karena pakaian batik yang dikenakan Ayu begitu istimewa, Ayu tidak menjualnya.

“Pakaian yang aku pakai juga jadi perhatian dan semua tertarik mau beli. Tapi tidak untuk dijual karena ada yang dikasih hadiah dari sahabat saya,” pungkas Ayu. (din/fin)

Berita Terkait