Awas Hati-hati Jalan Berlubang di Jalan Raya Cirebon-Sumber

NGERI: Jalan berlubang di ruas jalan Cirebon-Sumber sangat membahayakan pengendara. Instansi terkait diminta secara rutin melakukan perbaikan dan pemeliharaan. FOTO: ILMI YANFA UNNAS/RADAR CIREBON

CIREBON – Akses jalan raya Cirebon-Sumber tepatnya di wilayah Kecamatan Talun dan sebagian Kecamatan Sumber, mengalami kerusakan. Selain berlubang, jalannya pun bergelombang karena bekas galian pipa PDAM beberapa waktu lalu.

Pantauan Radar Cirebon, kerusakan jalan mayoritas di Kecamatan Talun. Banyak jalan yang berlubang dan juga bergelombang bekas galian pipa. Meski sudah tertutup dan diaspal, namun bekas galian tersebut membuat jalan bergelombang, sehingga membahayakan pengendara.

Banyaknya jalan berlubang ini, karena curah hujan yang tinggi dan menimbulkan genangan air. Sehingga menyebabkan kerusakan jalan. “Lubangnya banyak dan jalan juga bergelombang di pinggir jalan bekas galian pipa,” keluh salah satu pengguna jalan, Herman kepada Radar Cirebon, kemarin (13/1).

Kondisi tersebut, cukup berbahaya. Terlebih lagi, saat ini tengah musim hujan. Kalau hujan dan air tergenang, pengendara tidak mengetahui kalau banyak lubang. Tentu saja sangat berbahaya bagi pengendara, terutama  sepeda motor.

Warga lainnya, Hendra mengatakan, Jalan Raya Cirebon-Sumber sering mengalami kerusakan. Hampir setiap tahun menjadi langganan jalan berlubang. Oleh karena itu, karena merupakan jalan utama, pihak terkait harusnya betul-betul memperhatikan kondisinya. “Lokasi jalan depan Mountoya sampai sekretariat DPC PDIP, tiap musim hujan pasti jalannya banyak berlubang. Dan banyak sekali orang yang jatuh gara-gara jalan berlubang itu,” bebernya.

Sementara itu, kantor perwakilan Bina Marga Provinsi Jawa Barat yang berlokasi di Kecamatan Talun dan memiliki wewenang perbaikan jalan, belum bisa dikonfirmasi terkait kerusakan jalan raya Cirebon Sumber. Karena saat Radar ke sana, kantor tersebut sepi. Menurut salah seorang security, semua pegawai berada di Bandung.

“Kalau Senin kosong karena jadwalnya setiap Senin berkantor di Bandung semua. Baru Selasa sampai Jumat di Cirebon,” jelasnya. (den)

Berita Terkait