Atlet Lempar Cakram Ini Masih Penasaran Jadi Juara Nasional

Atlet lempar cakram putra Kota Cirebon, Arie Rangga tetap semangat berlatih mengejar impiannya tembus level nasional.FOTO: TATANG RUSMANTA/RADAR CIREBON

CIREBON – Arie Rangga belum kehilangan semangat bertarungnya. Atlet atletik pelajar Kota Cirebon itu semakin bersemangat mengejar impiannya meraih prestasi di level nasional. Pasca Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) di Jakarta dua pekan lalu, Arie kembali bergabung bersama rekan-rekannya di Cirebon.

Arie Rangga masuk skuad Jawa Barat pada Popnas 2019. Siswa SMKN 1 Kota Cirebon itu diandalkan pada nomor lempar cakram. Sayang, dia gagal meraih medali. Nasib sial kembali menghampiri Arie setelah lolos ke babak final. Dua kali lemparannya terkena diskualifikasi.

“Itu kesalahan teknik yang saya lakukan di pertandingan,” kata Arie.

Hal serupa pernah terjadi pada Arie saat mengikuti kejuaraan junior yang berlangsung di Sport Center Arcamanik, Kota Bandung, Juli 2019 lalu. Arie juga gagal naik podium karena diskualifikasi. “Kali ini benar-benar karena kesalahan. Saya sendiri sudah melatih teknik tertentu di Cirebon. Tapi, program latihan di Bandung sebelum Popnas, berbeda. Akhirnya tidak maksimal,” tutur remaja 16 tahun itu.

Kegagalan tidak membuat Arie patah semangat. Sebaliknya, dia semakin termotivasi untuk mengasah kemampuannya lebih baik lagi. Atlet kelahiran Cirebon, 29 Januari 2003 itu optimistis akan ada saat dan ajang yang tepat untuk meraih prestasi terbaik. Untuk saat ini, Arie memilih kembali fokus berlatih.

Di bawah asuhan pelatih Tunda Dodo, Arie kembali mengikuti pemusatan latihan atletik Kota Cirebon di Stadion Madya Bima. “Saya harus terima kegagalan itu sebagai sebuah pengalaman. Pelatih juga menyarankan agar saya banyak belajar dari pengalaman yang telah lewat. Insya Allah, ke depan harus bisa lebih baik lagi,” tambah Arie.

Di sisi lain, Tunda Dodo optmistis dengan potensi yang dimiliki anak asuhnya. Menurut dia, selain bertalenta, Arie punya tekad yang kuat. Menurut dia, hal itu merupakan modal awal yang cukup besar untuk melanjutkan karir di dunia olahraga.

Di samping itu, Tunda Dodo sudah punya rencana besar untuk Arie. Selain program latihan yang secara rutin dijalani anak asuhnya, sejumlah kejuaraan bisa diikuti Arie tahun depan. Ada juga target jangka panjang. Arie disiapkan menuju Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat 2022.

“Arie menyimpan banyak potensi. Saya yakin dia bisa (jadi atlet nasional, red),” ujarnya. (ttr)

 

Berita Terkait