ATH Pejabat Majalengka Pakai Sabu karena Sering Merasa Gelisah

Narkoba
Kapolres Majalengka AKBP Mariyono melakukan ekspose terkait kasus penyalahgunaan narkotika termasuk yang dilakukan seorang ASN di lingkungan Pemkab Majalengka.FOTO:ANWAR BAEHAQI/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA-Setelah menangkap ATH (47) salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) karena terlibat kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika, Satuan Narkoba Polres Majalengka menggelar kegiatan ekspose, Senin (13/1) di Halaman Mapolres setempat.

Kapolres Majalengka AKBP Mariyono melalui Kasat Narkoba AKP Ahmad Nasori SH mengatakan, pelaku menggunakan narkotika golongan 1 jenis sabu untuk digunakan sebagai obat penenang karena sering merasa gelisah dan capek usai melaksanakan aktivitasnya. “Bahkan pelaku juga mengaku merasa nyaman dan tenang ketika telah menggunakan sabu dan tidak merasakan lagi kegelisah dan capek saat akan melaksanakan aktivitasnya,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Nasori, pelaku adalah salah satu pejabat yang pernah menjabat sebagai lurah di Kelurahan Simpeurem Kecamatan Cigasong. “Setelah ada mutasi sebelum menghadap kepada atasannya, pelaku langsung ditangkap di rumahnya pada hari senin (6/1) sekitar pukul 04.00 WIB,” ungkapnya.

Dikatakan Nasori, penangkapan ATH setelah pihaknya mendapat laporan dari masyarakat. Setelah informasi lengkap dan tepat, pihaknya langsung melakukan pengintaian selama dua minggu. “Satuan Narkoba langsung melakukan penggerebekan terhadap pelaku di rumahnya yang ada di wilayah Kelurahan Simpeureum Kecamatan Cigasong dan saat penggeledahan ternyata betul, kita menemukan jenis sabu seberat 0,46 gram,” jelasnya.

Terkait cara medapatkan sabu, Nasori menyatakan, pelaku memperoleh sabu dengan cara memesan melalui telepon kepada pelaku berinisial U, warga Bandung yang statuskan kini ditetapkan menjadi DPO. “Harganya di kisaran Rp700 ribu hingga Rp800 ribu dengan pembayaran nontunai dengan cara ditransfer. Setelah proses pembelian selesai, barang tersebut dititipkan pada sebuah angkutan umum. Dan dari keterangan pelaku juga, sabu yang dikonsumsinya sejauh ini sudah berjalan dalam satu bulan dan baru empat kali mengkonsumsinya,” bebernya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya itu, ATH didakwa dengan pasal 112 ayat 1 Jo pasal 127 ayat 1 Undang-Undang Nomor 25 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun.

Sementara itu, Kapolres Majalengka AKBP Mariyono menambahkan, selain ATH dalam sepekan ini, Polres Majalengka juga telah mengamankan tersangka lainnya dalam kasus penyalahgunaan narkoba dengan inisial DR (21), PB (27) dan RH (28) dan semuanya merupakan warga Kabupaten Majalengka. “Mereka diciduk di lokasi yang berbeda dan kita juga terus melakukan pengembangan untuk bisa menangkap tersangka lainnya,” katanya.

Menurut Mariyono, dalam pengungkapan kasus tersebut, selain mengamankan para tersangka, pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya, sabu seberat 0,46 gram, ganja kering seberat 88,47 gram dan ribuan butir obat-obatan terlarang berbagai jenis atau merek.

“Tak hanya itu, kita juga menyita barang bukti lainnya. Seperti  handpohone dan ratusan ribu uang tunai. Saat ini, keempat tersangka berikut sejumlah barang bukti lainnya sudah diamankan di Mapolres Majalengka dan akan dilakukan proses lebih lanjut,” tandasnya. (bae)

Berita Terkait