Atasi TPS Liar Harus dengan Komitmen Masyarakat

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon Drs H RM Abdullah Syukur

CIREBON-Yang Beriman Membuang Sampah Pada Tempatnya.  Demikian tulisan yang terpampang di Papan Reklame Jalan Pramuka Penggalang, RW 19 Permata Asih Keluarahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

Papan tersebut dipasang oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk memantik kesadaran warga agar membuang sampah pada tempatnya. Pasalnya, di wilayah itu, terdapat tumpukan sampah di pinggir jalan dan menjadi TPS liar. Namun seolah tidak ada yang peduli dengan imbauan itu, yang membuang sampah justru bertambah banyak. Sampah pun berserakan tak keruan.

Tidak hanya terlihat di jalan pramuka penggalang, TPS liar juga terlihat di Jl Terusan Pemuda dan di Jl Kampung Baru wilayah pesisir Kelurahan Kebon Baru dan Kesenden. Di Jl Terusan Pemuda bahkan terlihat ada tiga titik TPS liar yang persisi berada di sisi kiri jalan.

Sementara itu di wilayah pesisir, tumpukan sampah yang terdiri dari sampah domestik rumah tangga itu terlihat kian menggunung. Tak jarang, lokasi tersebut juga dijadikan tempat menggembala bagi para pemilik hewan ternak.

Meskipun tidak secara langsung berada di tengah tengah pemukiman, Kondisi ini tentunya dikeluhkan oleh masyarakat sekitar. Warga menilai, tumpukan sampah itu telah membuat pemandangan yang tidak enak di lingkungan mereka. “Kalau warga sini sih tidak ada yang buang sampah kesitu. Paling itu ulah warga pendatang atau warga luar yang kebetulan melintas,” kata Aisyah, warga Komplek PDK.

Menyikapi hal tesebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon Drs H RM Abdullah Syukur MSi mengatakan, kesadaran masyarakat untuk berperilaku bersih masih sangatlah kurang. Membuang sampah pada tempatnya seolah menjadi hal yang seolah sangat sulit untuk dilaksanakan. “Ya itulah. Yang terpenting kan sama sama menyadari. Tempat sampah sudah disediakan, petugas sampah ada. Kenapa gitu kan masih saja buang sampah di tempat tempat yang semestinya,”ujarnya.

Syukur berharap masyarakat kian sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Selain itu, untuk mengatasi timbulnya TPS liar, ia meminta ada komitmen dari warga sekitar untuk menjaga lingkunganya agar tidak menjadi sasaran bagi orang orang yang tidak bertanggung jawab.

Ia mencontohkan, di Jl Katiasa, sebelumnya terdapat TPS liar yang sangat mengganggu masyarakat sekitar. Namun karena masyarakat berkomitmen untuk menjaga lingkunganya, warga yang sebelumnya tanpa segan membuang sampah, menjadi segan dan tidak ada lagi yang membuang sampah ke daerah itu. “Memang pengawasanya yang susah. Yang membuang sampah juga biasanya beraksi saat lokasi itu sepi. Tapi kalau masyarakatnya kompak, insya Allah bisa,” tandasnya. (awr)

Berita Terkait