Asyik, Nongkrong sambil Baca Buku, Kolecer Ingin Bangkitkan Minat Baca Masyarakat

Kotak Literasi Cerdas (Kolecer) kini hadir di Taman PKK. Kolecer hadir untuk meningkatkan minat dan baca masyarakat. FOTO:NUR VIA PAHLAWANITA/RADAR CIREBON
Kotak Literasi Cerdas (Kolecer) kini hadir di Taman PKK. Kolecer hadir untuk meningkatkan minat dan baca masyarakat.FOTO:NUR VIA PAHLAWANITA/RADAR CIREBON

CIREBON-Program Kotak Literasi Cerdas (Kolecer) kini telah hadir di Kabupaten Cirebon. Kolecer yang digagas oleh Gubernur Ridwan Kamil ini hadir tiap hari, di Taman PKK Sumber Kabupaten Cirebon.

Kepada Radar Cirebon, Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon Dra Hj Eni Seniwati MSi menuturkan, kolecer merupakan perpustakaan mini yang dilengkapi dengan berbagai macam buku bacaan diperuntukan bagi masyarakat umum Kabupaten Cirebon.

“Sambil jalan-jalan, atau nongkrong di Taman PKK kita bisa menggali ilmu dengan membaca, Kolecer ini gratis. Jadi pengunjung tinggal meminjam setelah membacanya lalu langsung dikembalikan ke petugas yang menjaganya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dikatakan Eni, usaha dan upaya dalam membangun dan menjaga minat membaca telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon seperti gemasaku, literasi terpadu dan sebagainya. Dengan Kolecer ini, pihaknya berharap masyarakat bisa leluasa menggunakan koleksi yang ada dengan cara ambil, baca dan simpan (ABS) namun tidak untuk dibawa pulang. “Dibaca di sekitar Kolecer berada. Jika sudah selesai, simpan kembali di Kolecer dengan rapih,” ujar Eni.

Di tempat sama, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon Suhartono SSos MM menyatakan, tujuan program ini adalah untuk membangun minat baca di kalangan keluarga dan masyarakat, mengingat minat baca di Indonesia memang sangat rendah dibandingkan negara lain.

Dikatakan Suhartono, program ini telah diresmikan di Kabupaten Cirebon pada pertengahan Januari tahun 2019. “Program ini merupakan upaya yang patut dipuji, mengingat pentingnya membaca bagi keluarga dan masyarakat,” katanya.

Dikatakannya, membaca akan membuka jendela dunia dan membuka cakrawala ilmu pengetahuan sehingga manusia menjadi cerdas. “Satu langkah yang tidak boleh berhenti sampai disini. Program ini diharapkan bisa meningkatkan minat baca generasi milenial yang terkungkung gawai teknologi. Terlebih, di era kemajuan teknologi informasi banyak informasi yang bisa diakses dengan mudah, baik itu informasi yang benar maupun hoax,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu pembaca, Nurrohim mengaku, terbantu dengan adanya Kolecer. “Sekalian ngadem di Taman PKK, jalan-jalan. Eh, nemu bacaan gratis, ini tentu sangat membantu kita-kita untuk memperoleh banyak ilmu,” katanya singkat. (via)

Berita Terkait