ASN yang Memenuhi Syarat Wajib Ikut Open Bidding Sekda

kusri jabatan Sekda
Ilustrasi- kusri jabatan Sekda

CIREBON-Sampai hari ketiga pengumuman pendaftaran pengumuman seleksi terbuka (open bidding) pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama Sekretaris Daerah Kota Cirebon, belum ada satupun pelamar yang mendaftar.

Walikota Cirebon Drs H Nashrudin Azis SH memaklumi hal ini, pasalnya para calon pelamar biasanya masih mempersiapkan segala sesuatunya. Terutama persyaratan baik yang manual artinya berupa dokumen, maupun yang akan diunggah secara online ke website Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD).

“Biasa, open bidding awal-awal dibuka memang sepi pendaftarannya. Mungkin mereka menggunakan taktik wait and see. Tapi diakhir batas waktu, mereka akan beramai-ramai mendaftar. Dan itu sah-sah saja,” ujarnya.

Ditanya, sudah berapa ASN di lingkungan Pemkot Cirebon yang meminta izin ikut open bidding, Azis menyampaikan belum ada satupun surat yang masuk secara resmi. Tapi ada satu ASN yang sudah menyampaikan kepadanya secara lisan, yakni Iing Daiman SIP MSi Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPA).

Azis menganggap itu informal dan boleh-boleh saja. Akan tetapi, yang wajib adalah mereka yang mengajukan lamaran harus secara resmi mengajukan izin kepadanya. Bila semua persyaratannya lengkap dan sah, tidak ada alasan baginya untuk tidak mengabulkan untuk ikut open bidding.

Bahkan ia mengaku sudah mengetahui siapa-siapa saja yang menurut persyaratan bisa ikut open bidding. Untuk itu, secara pribadi pihaknya akan mendorong, bila perlu menelepon langsung ASN yang bersangkutan untuk diwajibkan ikut open bidding sekda ini.

“Semakin banyak peserta semakin baik. Kompetisi mengadu kompetensi ini sangat baik bagi para ASN. Apalagi setingkat sekda, sebagai panglima ASN, harus mempunyai lebih dari sekedar cukup dalam berbagai hal serta kemampuan,” tandasnya. (gus)

Berita Terkait