Api Hanguskan Satu Hektare Hutan Bambu

Lahan-bambu-terbakar
TERBAKAR. Kebakaran menghanguskan hutan bambu seluas satu hektar di Desa Garatengah, Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan. FOTO: AGUS PANTHER/RADAR KUNINGAN

KUNINGAN— Aktivitas pembakaran lahan yang tidak terkontrol kerap kali berakibat kebakaran lahan secara luas. Seperti musibah kebakaran yang terjadi di Desa Garatengah Kecamatan Japara Kabupaten Kuningan, Sabtu (12/10). Lahan bambu seluas satu hektare pun hangus terbakar.

Musibah kebakaran ini diduga dipicu ulah warga yang membakar ranting pohon bambu, kemudian ditinggalkan. Akibatnya api menjalar begitu cepat, sehingga melahap lahan bambu dan pepohonan di sekitarnya.

Plt Kepala Damkar Kuningan, Khadafi Mufti dalam keterangan persnya, menuturkan, kebakaran lahan yang berada di dekat jalan raya Ciniru-Japara itu diketahui salah seorang warga yang kebetulan melintas, kemudian melaporkan ke pihak kepolisian. Setelah itu, petugas Damkar Kuningan mendapat laporan dari pihak kepolisian dan segera menerjunkan petugas ke lokasi kebakaran.

“Jadi ada warga yang melintas di jalan raya Ciniru-Japara, lalu melihat kobaran api yang cukup besar. Saat petugas sampai disana, api memang sudah merembet luas dan besar,” ujarnya.

Pihaknya mengaku, usai menerima laporan kebakaran, petugas sampai di lokasi sekitar 25 menit karena jaraknya cukup jauh. Saat tiba di lokasi, petugas berhasil memadamkan api kurang lebih selama 40 menit.

“Jadi dengan kondisi yang kini masih terjadi kekeringan, api itu merembet cepat. Sebab banyak ilalang dan ranting bambu yang kering. Kita turunkan satu kendaraan Damkar dan empat orang anggota dari Regu Tiga dengan dibantu anggota Sat Sabhara Polres Kuningan. Alhamdulillah api dapat dipadamkan sekitar 40 menit, sebab jangkauan kebakaran lahan cukup luas sekitar satu hektar,” bebernya.

Pada musibah ini, ia memastikan tidak ada korban jiwa. Sebab areal tersebut cukup jauh dengan permukiman warga, dan sebagian besar wilayahnya memang ditumbuhi pepohonan dan lahan bambu. Namun kerugian akibat lahan bambu yang terbakar ditaksir senilai Rp 2,5 juta. (ags)

Berita Terkait