Alhamdulillah, UMK Kota Cirebon Tahun 2020 Naik Jadi Rp2,2 Juta

Ilustrasi-UMK
Ilustrasi-UMK

CIREBON-Penetapan Upah Minimum Kota (UMK) untuk tahun 2020 disepakati. Dewan Pengupahan Kota (Depeko) menentukan di angka Rp2.219.487,67, setelah melalui rapat dengan beberapa unsur. Seperti diketahui, depeko terdiri dari unsur pemerintah, organisasi pengusaha, serikat pekerja atau serikat buruh, perguruan tinggi dan pakar.

Sekretaris Depeko Kota Cirebon Darwis Rahmansyah menjelaskan, berdasarkan hasil rapat bersama Depeko Kota Cirebon tentang besaran UMK tahun 2020 untuk Kota Cirebon, melalui musywarah mufakat akhirnya disepakati nilai tersebut.

Musyawarah mufakat, telah menetapkan UMK tahun 2020 mengalami kenaikan sebesar Rp174.065,43,- atau naik 8,51 persen. “Keputusannya melalui musyawarah mufakat, sudah final,” kata Dadang kepada Radar Cirebon, Kamis (7/11).

Dadang menjelaskan, penetapan UMK ini mengacu kepada formula yang tertuang di Peraturan Pemerintah 78/2015 tentang pengupahan dan surat menteri ketenagakerjaan nomor B-M/308/HI.01.00/X/2019 tanggal 15 Oktober  2019 tentang penyampaian data tingkat inflasi nasional dan pertumbuhan produk domestik bruto tahun 2019, yaitu inflasi nasional sebesar 3,39 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,12 persen. Maka UMK Cirebon tahun 2020 sebesar Rp2.219.487,67

Hasil keputusan ini, ditindaklanjuti ke walikota, dan diteruskan ke Gubernur Jawa Barat. Setelah itu difinalisasi dan ditetapkan. Depeko, kata Darwis, tahun 2020 rencananya mulai melakukan survei kebutuhan hidup layak (KHL). Ini sebagai acuan penetapan UMK tahun 2021. Dan survei tersebut dilakukan berkala setiap 3 bulan sekali. (abd)

Berita Terkait