Aksi Pencurian di Minimarket Terulang Lagi, Pelaku Rusak 4 CCTV

Pencurian-Minimarket
PINTU MASUK: Saefudin menunjukan plafon yang baru saja diperbaiki setelah telah dijebol maling. Pelaku leluasa beraksi karena merusak semua CCTV di lokasi kejadian. FOTO: CECEP NACEPI/RADAR CIREBON

CIREBON – Aksi pencurian di minimarket terulang lagi. Kali ini pencuri satroni Indomaret di Jl Raya Cirebon-Bandung tepatnya di Desa Babakan, Kecamatan Ciwaringin. Empat kamera pengawas atau CCTV di lokasi itu dirusak. Para pelaku pun leluasa beraksi. Pihak Indomaret mengalami keruagian sekitar Rp30 juta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar, jejak-jejak dari aksi kawanan maling itu diketahui pertama oleh Ansori, salah satu karyawan minimarket yang hendak memulai kerja Sabtu pagi (30/1) sekitar pukul 06.10. Awalnya, ia tidak merasa curiga lantaran semua gembok masih utuh seperti biasanya.

Namun begitu melihat adanya barang berantakan, dia kaget. “Saya masuk biasa aja. Pas lihat ada minuman berserakan saya kira tikus. Pas lihat kasir, rokok semua ludes dan barang-barang berantakan. Saya gak berani megang barang dan keluar langsung telepon kepala toko dan karyawan lainnya,” ungkap Ansori kepada Radar Cirebon.

Setelah semua berkumpul, pihak minimarket kemudian mendatangi Mapolsek Ciwaringin untuk melaporkan kejadian tersebut. Anggota Polsek Ciwaringin yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan memeriksa beberapa saksi di lokasi kejadian.

“Sudah laporan ke polsek. Polisi sudah datang ke sini cek TKP. Ada beberapa barang yang dibawa untuk dijadikan barang bukti. Di antaranya tempat penyimpanan rokok, kayanya untuk cek sidik jari. Sandal yang ada di belakang toko yang diduga milik pelaku yang ketinggalan juga dibawa polisi,” ucapnya.

Dari hasil olah TKP itu, dia menyimpulkan pelaku diduga melakukan aksi dengan cara memanjat atap minimarket dan membobol plafon di ruang gudang. Setelah berhasil, pelaku lalu mencari kabel CCTV kemudian memutuskan kabel-kabel itu, kemudian turun dan mengambil barang yang dianggap berharga.

“Sebenarnya CCTV jalan. Sempat terekam sekitar pukul 02.00 dini hari. Tapi pelaku kayak profesional. Sebelum turun, pelaku memutus kabel CCTV dan merusak semua CCTV yang nyala. Ada 4 CCTV yang rusak. Barang seperti rokok dan sebagainya hilang. Kalau ditaksir kerugian mencapai Rp30 juta lebih,” kata Ansori.

Pelaku sendiri membawa barang curiannya melalui plafon yang sama, dengan cara menumpuk keranjang minimarket dan pelaku naik dan keluar dari jalur yang samma.

Senada dikatakan Saefuddin, karyawan lainnya. Dia datang ke lokasi sesudah Ansori. Saefuddin mengaku mengetahui adanya kebobolan dari Ansori yang membuka pintu minimarket. Dia pun sempat melihat yang ada dalam. Namun, tidak berani menyentuh barang sedikitpun sebelum pihak kepolisian datang.

“Lihat di pintu saja. Rokok ludes dan semua barang dikasir berantakan. Pelaku masuk dengan cara merusak plafon. Sekarang plafon sudah dibenerin,” kata Saefuddin sambil menunjukan plafon yang baru ditambal.

Aksi pencurian di minimarket tergolong marak. Pada Kamis malam lalu (28/11) sekitar pukul 18.13, seorang pria dengan penutup wajah atau mengenakan masker beraksi di Indomaret Desa Panunggul, Kecamatan Gegesik. Pelaku mengambil sejumlah kosmetik tanpa sepengetahuan karyawan Indomaret maupun para pengunjung lainnya. Barang curiannya dimasukkan ke jaket tebal. Ada tiga item kosmetik yang dibawa kabur dengan nilai sekitar Rp1.293.000.

Pelaku melakukan aksinya dengan cara berpura-pura sebagai pembeli. Saat itu, minimarket hanya dijaga oleh Reza yang sedang melayani di kasir. Sedangkan temannya melaksanakan Salat Magrib. Pelaku diketahui datang ke minimarket menggunakan motor Honda Beat warna biru putih. Setelah parkir, dia masuk layaknya pembeli lainnya.

Dia berjalan dari satu rak ke rak lain dengan membawa keranjang. Barang-barang yang diincar mulai dimasukkan ke keranjang. Dan, saat situasi memungkinkan, kosmetik-kosmetik itu pun dimasukkan ke jaket. Aksi itu berjalan mulus. Termasuk saat pelaku membayar minuman kopi di kasir, juga tetap lolos.

“Dia (pelaku, red) pakai masker dan jaket. Kelihatannya bukan orang sini. Saat keluar, pelaku hanya beli minuman kopi seharga Rp3.000,” ujar DM, salah satu karyawan Indomaret saat ditemui Radar kemarin. DM mengaku mengetahui pencurian itu dari karyawan lain yang sedang membereskan rak tempat kosmetik.

Di situ, dia melihat adanya bekas kosmetik yang tak beraturan. Kecurigaan DM kemudian muncul. Dia langsung mengecek kamera CCTV. Benar saja, pria bermasker itu terlihat jelas telah memasukan sejumlah kosmetik ke dalam jaket. (cep)

Berita Terkait