Akhir Tahun, Open Bidding Sekda Dikebut

Open-Bidding
ILUSTRASI

CIREBON-Perpanjangan pendaftaran seleksi terbuka atau open bidding (OB) pengisian jabatan tinggi pratama Sekretaris Daerah Kota Cirebon, hanya tujuh hari. Rentang waktu yang singkat, mempertimbangkan mengingat Bulan Desember yang merupakan akhir tahun anggaran tinggal beberapa hari lagi.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Open Bidding Drs H Hasanudin Manap MM mengatakan, pengumuman pendaftaran online dan penerimaan berkas persyaratan dibuka pada tanggal 12-18 Desember 2019. Dan bila ada calon peserta yang melakukan pendaftaran, akan langsung diseleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak. Artinya tidak perlu menunggu sampai akhir batas waktu pendaftaran untuk proses ini. “Ini berbeda, tapi ini hasil konsultasi ke KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara),” katanya.

Pada open bidding eselon IIb yang lalu, seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak dilakukan setelah waktu pendaftaran berakhir. Berbeda pelaksanaan kali ini, di mana proses verifikasi langsung dilakukan begitu ada yang mendaftar. Hal ini didasarkan pada hasil dari konsultasi dengan KASN. “Kami (pansel) hanya menjalankan perintah KASN, artinya aturan ini bukan dibuat oleh pansel atau pemkot,” kata mantan sekretaris daerah ini.

Selanjutnya, tanggal 20 Desember pengumuman hasil seleksi administrasi. Bila kuota peserta terpenuhi minimal empat orang, dan bila ada peserta yang lolos maka akan mengikuti tes kompetensi yang rencananya pada 23 Desember. Pada 26 Desember penulisan naskah dan dua hari kemudian diumumkan hasil tes kompetensi dan penulisan makalah.

Peserta yang lulus pada proses ini akan dilakukan tes kesehatan pada 30 Desember. Besoknya tes pemaparan dan wawancara. Hasil keseluruhan proses open bidding sekda ini diumumkan pada 6 Januari 2020. Pelantikan sekda definitif terpilih paling lambat pada 12 Januari 2020.

Kuota peserta minimal empat orang masih berlaku, karena yang nanti diambil adalah tiga kandidat terbaik. Namun bila kurang atau tidak ada yang mendaftar, pansel akan kembali berkonsultasi dengan KASN.

Seperti diketahui, setidaknya ada lima kandidat yang secara persyaratan berpeluang menjadi pendaftar open bidding yakni, Drs H Agus Mulyadi MSi, Ir Yoyon Indrayana MT, Iing Daiman SIP MSi, Drs Sumanto dan Drs Andi Armawan.

Kendati demikian, kebanyakan mengaku masih memilih untuk fokus dengan tugasnya. Saat dijumpai dalam beberapa kesempatan, para kandidat juga mengaku masih pikir-pikir apakah akan mendaftar atau tidak. (gus)

Berita Terkait