Ajukan Surat Pakta Integritas, Khalimi Ditunjuk sebagai Penasihat Hukum Carsa

kasus OTT KPK Bupati Indramayu

DR H Khalimi SH MH

INDRAMAYU-Teka-teki siapa penasihat hukum yang dipercaya mendampingi tersangka suap Carsa (CRS) dalam kasus OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melibatkan Bupati Indramayu Supendi, kini terjawab sudah.

Carsa melalui keluarganya telah menunjuk DR H Khalimi SH MH untuk melakukan pembelaan. “Iya betul, keluarga bapak CRS telah menunjuk Pak Khalimi sebagai pengacaranya,” kata Kuwu Jaelani, menantu Carsa saat dikonfirmasi, Senin (21/10).

Sementara itu, Khalimi saat berkunjung ke Radar Indramayu, membenarkan soal pemberian kuasa dari tersangka Carsa. Pengacara yang juga dosen universitas ternama di Jakarta ini mengatakan, sebelum menandatangani  surat kuasa, dirinya telah membuat semacam pakta integritas agar tahu posisi masing-masing. “Pakta integritas ini sangat penting. Jangan ganggu penasihat hukum dan sebaliknya jangan goda klien untuk berbuat koruptif,” terang Khalimi.

Sementara untuk penasehat hukum tersangka lainnya, yaitu Bupati Supendi (SP), Kepala Dinas PUPR Omarsyah (OMRS), dan Kabid Jalan Dinas PUPR Wempy Troyono (WT), sejauh ini masih belum ada kepastian. Namun menurut sejumlah informasi yang beredar, Bupati Supendi kemungkinan akan menggunakan pengacara dari Jakarta. “Kabarnya sih mau mengambil pengacara dari Jakarta,” ujar sebuah sumber di lingkungan Pemkab Indramayu.

Seperti diketahui, Bupati Indramayu ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap dalam proyek pengadaan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu. Selain bupati, KPK juga menetapkan tiga orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Adapun ketiganya adalah Omarsyah selaku Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, WT selaku Kepala Bidang Jalan di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu dan Carsa selaku pihak swasta. (tim/oet)

Berita Terkait