Ahok dan Antasari Masuk Bursa Calon Anggota Dewan Pengawas KPK, Begini Tanggapan Jokowi

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). JAWA POS

JAKARTA – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Antasari Azhar masuk bursa calon anggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dua nama tersebut santer dibicarakan di media sosial.

Bagaimana tanggapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait isu yang berkembang terkait nama Ahok dan Antasari masuk bursa calon anggota Dewan Pengawas KPK? Saat dikonfirmasi wartawan usai menghadiri acara di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (6/11), Jokowi tidak menanggapi secara spesifik.

Jokowi hanya menyebutkan bahwa calon dewan pengawas masih dalam penggodokan tim internal. “Nanti masih bulan Desember, masih digodok di tim internal. Nanti kalau sudah kami sampaikan,” kata dia seperti yang dikutip dari JPNN.com

Jokowi hanya menekankan bahwa anggota Dewas KPK yang terpilih nanti harus memiliki integritas. “Masih dalam penggodokan. Tetapi saya harapkan yang ada di sana memiliki integritas,” tandas suami Iriana itu.

Sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan atas UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, Dewas di lembaga antirasuah itu berjumlah 5 orang dan dilantik bersamaan dengan pimpinan KPK terpilih.

UU KPK hasil revisi itu juga mengatur bahwa untuk periode pertama Dewas KPK, orang-orang yang akan mengisi posisi tersebut langsung ditunjuk presiden. Sedangkan mekanisme di periode berikutnya melalui seleksi oleh tim bentukan pemerintah.

Nah, saat ditanya soal kabar nama mantan ketua KPK Antasari Azhar dan eks Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama alias Ahok dalam bursa anggota Dewas KPK, Jokowi tidak menjawab spesifik. (fat/jpnn/hsn)

Berita Terkait