308 Toilet di ResT Area Tol Kanci-Pejagan untuk Layani Pemudik

Rest area 228A Ruas Tol Kanci-Pejagan memiliki 308 toilet. FOTO:IST/RADAR CIREBON
Rest area 228A Ruas Tol Kanci-Pejagan memiliki 308 toilet. FOTO:IST/RADAR CIREBON

CIREBON-Tol Kanci-Pejagan siap menyambut arus mudik 2019. Sejumlah infrasrtutur utama maupun penunjang telah selesai dibangun. Kepala Cabang PT SMR Ruas Tol Kanci-Pejagan Erwan Ari Pamungkas yakin pelayanan arus mudik akan berlangsung lancar.

“Untuk kondisi jalan sudah baik dan tak ada masalah lagi. Begitupun dengan rest area. Di wilayah kita ada dua rest area. Ada di 228A dan ada di 229B. Lahan parkirnya pun luas, total areanya ada yang 4,5 hektare dan ada yang 4 hektare,” ujarnya kepada Radar Cirebon.

Khusus untuk rest area 228A, pengelola menyediakan rest area dengan jumlah toilet terbanyak dibandingkan rest area yang lainnya di Indonesia. Jumlah toilet di rest area yang masuk wilayah Pabuaran, Kabupaten Cirebon, itu 308 toilet.

“Rest area 228A ini sudah masuk rekor Muri sebagai rest area dengan jumlah toilet terbanyak. Insya Allah sangat mampu menampung pemudik dan tidak menyebabkan antrean, termasuk nanti saat pelaksanaan one way,” katanya.

Untuk persiapan sendiri, pengelola rest area Kanci-Pejagan tidak melakukan persiapan khusus. Pasalnya, kesiapan menghadapi pengguna jalan sudah disiapkan dan dilakukan sehari-hari. “Terkait one way, memang ada peerbedaan dengan tahun lalu. Tahun lalu kita lakukan kalau kondisi sudah krodit. Tahun ini sudah ditentukan jadwalnya. Untuk teknis selanjunya masih dilakukan pembahasan. One way tak bisa dilakukan 24 jam karena kendaraan penjemput seperti bus kan harus ke Jakarta menjemput penumpang. Kalau lewat pantura kan terlalu lama juga,” bebernya.

Pihak SMR juga menginformasikan saat pelaksanaan one way, Gate Ciledug ditutup, tak menerima permintaan keluar ataupun masuk. Sehingga untuk pengendara yang hendak keluar diharapkaan memilih akses sebelum Gate Ciledug.

“Antisipasinya kita akan pasang rambu-rambu agar pengendara yang melintas tahu di mana dia harus keluar, di mana lokasi rest area. Rencana itu dari mulai jam 8 sampai dengan jam 9 malam. Persiapan juga perlu seperti memastikan isi BBM, saldo E- Tol juga cukup dan kesehatan,” pesannya.

Untuk memastikan pelayanan bagi pemudik terlaksana dengan baik, pihak pengelola rest area memastikan akan melakukan penambahan SDM. “Kita ada penambahan personel untuk pelayanan, sekitar tiga kali lipat. Satu shift paling tidak harus 60 orang. Rest area juga bisa menampung sekitar 500 mobil kecil dan 40 kendaraan besar. Itu juga dilengkapi dengan fasilitas lainnya seperti SPBU yang sudah diantisipasi dengan cadangan BBM,” timpal Elizabeth R, Operasional Manager Rest Area KM 228 A Tol Kanci-Pejagan.

Ada beberapa pertimbangan rest area itu menggunakan branding sebagai rest area dengan toilet terbanyak di dunia, salah satunya untuk memberikan pelayanan prima sehingga mempu memberikan kenyamanan untuk pegunjung. “Kita tak ingin ada antrean di toilet. Selain itu ingin memberikan pelayanan berkesan dan membuat pengunjung nyaman. Hal itu yang melatarbelakangi rest area ini membuat jumlah toilet yang begitu banyak,” kata Elizabeth. (dri)

Berita Terkait