PSBB Jakarta Berpengaruh ke Cirebon, Sudah Hari Terakhir, Anies Mau Lanjut?

oleh -82 views
gubernur-dki-jakarta-anies-baswedan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Basweddan. Foto: Dokumen Pribadi

JAKARTA – PSBB Ketat DKI Jakarta berakhir Minggu, 11 Oktober 2020. Gubernur Anies Baswedan belum memberikan pernyataan apakah pembatasan akan diperpanjang atau tidak.

Pembatasan sosial jilid II telah diterapkan di Ibu Kota sejak 14 September. Anies menyatakan bakal segera mengumumkan kebijakan memperpanjang atau tidak pembatasan sosial setelah rapat hari ini.

“Ketika kami menyampaikan pengumuman tentang status kami, kami akan tunjukan datanya,” kata Anies di Halte Transjakarta Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu, 10 Oktober 2020.

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu mengatakan akan memberikan data evaluasi penerapan pembatasan sosial ketat selama empat pekan terakhir. Pengumuman keputusan untuk memperpanjang pembatasan sosial atau tidak bakal dilakukan sebelum Senin besok, 12 Oktober 2020.

“Mudah-mudahan bisa sebelum Senin (diumumkan),” ujarnya. “Nanti sekaligus diumumkan.”

Seperti diketahui, PSBB DKI Jakarta juga turut mempengaruhi daerah penyangga. Termasuk Kota Cirebon. Terutama sektor usaha yang bergerak di bidang kuliner, akomodasi dan pariwisata.

Dikutip dari Koran Radar Cirebon, Pemilik Empal Gentong H Apud, H Apud mengungkapkan, mayoritas konsumennya adalah wisatawan dari luar kota. Sejak pandemi tentu saja kunjungannya sangat berkurang.

Kemudian setelah pemberlakukan adaptasi kebiasaan baru (AKB), omzetnya mulai merangkak naik sampai 75 persen kondisi normal.

Namun seiring PSBB di DKI Jakarta dan meningkatnya kasus covid-19 di kota besar, omzet usaha kembali turun. “Dua minggu terakhir omzet kembali turun hingga 50 persen,” kata Apud, kepada Radar Cirebon.

Sebelum pemberlakuan PSBB, pelanggan dari luar kota mulai berdatangan meski dalam jumlah terbatas. Rombongan keluarga juga sudah mulai datang dari Jakarta, Bandung, Bogor dan Bekasi.

Namun dua pekan terakhir, sama sekali tidak ada. Hanya segelintir dan dari dalam kota. “Ini rombongan masih belum ada,” ungkapnya. (apr/yud)

Tonton video berikut:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *