Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo: Mereka yang Abai Protokol Kesehatan dan Sebabkan Korban Jiwa akan Diminta Pertanggungjawaban di Dunia dan Akhirat

oleh -77 views
Doni-Monardo
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo.

JAKARTA – Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo menyatakan prihatin dengan situasi demo yang terjadi di beberapa kota besar. Termasuk Ibu Kota DKI Jakarta, di tengah wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

“Ingat, mereka yang mengabaikan protokol kesehatan, sehingga menimbulkan korban jiwa, bukan hanya dimintai pertanggungjawaban di dunia, tetapi juga di akhirat,” kata Doni dengan kalimat yang jelas dan tegas.

Dalam bincang-bincang khusus “Media Bertanya, Doni Monardo Menjawab” di Media Center Satgas Covid-19 Graha BNPB Jakarta pada Jumat (9/10) sore, Doni menyebutkan, data dari beberapa kepolisian daerah yang melakukan pemeriksaan rapid test terhadap pendemo ditemukan ada yang reaktif. Selain itu, lanjut Doni Monardo, ada juga kepolisian daerah yang melakukan pemeriksaan dengan swab antigen hasilnya positif Covid-19. Namun ia tidak menyebutkan angka pasti pendemo yang terpapar virus corona.

Baca juga:

LBH Cirebon Sayangkan Penanganan Massa Aksi yang Ditangkap Polisi

Mulai Hari Ini, 9 Ruas Jalan Kota Cirebon Buka Tutup

Bupati-DPRD Kabupaten Cirebon Sepakat Tolak Omnibus Law

“Ini harus disampaikan pada publik agar menghindari aktivitas berkerumun. Hindari yang menyebabkan mengancam keselamatan diri sendiri, apalagi orang lain,” papar Doni Monardo yang sore itu ditemani wartawan Senior Suryopratomo.

Perwira tinggi TNI AD bintang tiga yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini menekankan, orang yang berbahaya bukan pasien Covid-19 yang sudah sembuh. Melainkan orang positif yang belum melakukan pemeriksaan atau yang biasa disebut orang tanpa gejala (OTG).

Begitu tiba di rumah usai aktivitas di luar, termasuk demo, tanpa sengaja OTG ini dapat menulari keluarga terdekat lain, terutama orang tua yang memiliki penyakit penyerta (komorbid). Seperti diketahui kaum lansia dan komorbid sangat rentan tertular virus corona.

Doni Monardo yang baru saja melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi, Papua, dan Bali, berpesan agar seluruh komponen masyarakat dan keluarga bisa saling menguatkan dan mengajak orang lain disiplin menjalankan protokol kesehatan.(STPC19/AHM/YOY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *