Mbah Gotho, Meninggal Dunia di usia 146 tahun

Mbah Goto semasa hidupnya (Ahmad Khairudin/Radar Solo/JawaPos.com)
Mbah Goto semasa hidupnya (Ahmad Khairudin/Radar Solo/JawaPos.com)

SRAGEN – Suparman Sodimejo atau akrab disapa Mbah Gotho yang juga disebut-sebut sebagai manusia tertua di dunia, meninggal dunia Minggu (30/4).

Tetangga dan para kerabat ramai mengunjungi rumah kediaman Mbah Gotho untuk mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya pria yang dilahirkan pada 31 Desember 1870 sekitar pukul 17.30. Rencananya, akan dimakamkan hari ini, Senin (1/5).

”Benar beliau (Mbah Gotho,Red) meninggal karena memang usia lanjut. Meninggal di rumahnya, ditemani cucu-cucunya. Rapat pihak keluarga akan dimakamkan besok (hari ini, Red),” ujar Camat Sambungmacan Joko Suratno sebagaimana dilansir dari Radar Solo (Jawa Pos Group) .

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sragen Wahyu Lwiyanto belum bisa memastikan validitas Mbah Gohto. Dispendukcapil tidak menemukan dokumen pendukung data kependudukan yang mencatat kelahirannya.

KTP yang dikeluarkan hanya berpegangan pada pengakuannya sendiri. Petugas dispendukcapil Sragen juga kesulitan memasukkan input data kependudukan, karena sistem pencatatan tahun kelahiran yang terlama di Sragen hanya sampai 1900.

”Input data kependudukan yang tercantum mulai tahun 1900. Makanya kami hanya berpedoman pada pengakuan Mbah Gotho. Berdasar pengakuannya, saat pendirian pabrik gula Gondang, dirinya sudah berusia sepuluh tahun dan ikut menunggu di lokasi proyek. Pabrik gula tersebut dibangun pada 1880. (din/wa/sad/JPG)

Berita Terkait