12 Warga Jatitujuh Jadi Korban Penipuan Rekrutmen Tenaga Kerja Pertamina

PENIPU1
INTEROGASI: Kapolres Majalengka, AKBR Mariyono menginterogasi pelaku penipuan rekrutmen tenaga kerja, Rabu (17/7). FOTO: ANWAR BAEHAQI/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA – Masyarakat harus waspada dalam menerima rekrutmen tenaga kerja. Apalagi dengan hadir media sosial, banyak informasi lowongan kerja yang belum jelas kebenarannya.

Maka dari itu, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, Kapolres Majalengka AKBP Mariyono meminta masyarakat untuk berhati-hati saat mendapatkan informasi maupun ajakan rekrutmen tenaga kerja. Terbaru, terjadi kasus penipuan rekrutmen tenaga kerja Pertamina, dengan modus pelaku mengaku sebagai Pengawas Pertamina Karawang.

“Pelaku sudah diamankan Polres Majalengka. Namun saya mengimbau masyarakat agar jangan mudah tertipu bujuk rayu orang yang baru dikenal dan menjanjikan pekerjaan atau lain sebagainya. Agar kita tidak menjadi korban penipuan dan lain sebagainya,” ungkap Kapolres AKBP Mariyono saat melaksanakan ekspos di Halaman Mapolres, Rabu (17/7).

Dirinya juga menjelaskan, dalam kasus penipuan rekrutmen tenaga kerja, sedikitnya ada 12 korban yang tertipu pelaku berinisial DS (56). Sebanyak 12 korbannya merupakan warga di Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.

“Pelaku juga meminta sejumlah uang kepada para korban sekitar Rp 3.500.000 per orang. Jika dikalkulasikan kerugian yang dialami 12 orang ini mencapai Rp 41.100.000,” ungkap Kapolres. (bae)

Berita Terkait