1.454 Tumpeng Sambut Sedekah Bumi Lelea

Sedekah-Bumi
SEDEKAH BUMI: Kuwu Desa Lelea Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu Raidi tengah memimpin acara sedekah bumi, kemarin. FOTO: UTOYO PRIE ACHDI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Dalam rangka menghadapi persiapan musim tanam yang akan segara tiba, pemerintah Desa Lelea, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, menggelar acara adat desa sedekah bumi/kumpul tumpeng bersama perangkat desa, lembaga desa serta masyarakat. Kegiatan ini dipusatkan di sawah desa atau tanah adat peninggalan leluhur desa, Rabu (20/11).

Sebanyak 1.454 (seribu empat ratus lima puluh empat) nasi tumpeng yang dibawa dan dikumpulkan dengan hiasan serta pernak pernik tumpeng menambah semarak acara adat sedekah bumi.

Kuwu Desa Lelea, Raidi menjelaskan, sedekah bumi merupakan salah satu acara atau adat yang dilakukan setiap tahunya. Sedekah bumi sendiri merupakan persiapan menyambut musim tanam yang akan dilakukan. Menurutnya, sedekah bumi adalah salah satu wujud syukur kita terhadap sang pencipta atas berkah yang telah dilimpahkan.

“Dengan selalu memohon dan mengharap berkah dari Allah SWT, apa yang kita harapkan dan kita inginkan dari hasil bumi semoga selalu mendapat hasil yang bagus dan berlimpah,” terang Raidi.

Ratusan warga yang sejak pagi membawa nasi tumpeng tampak begitu sabar. Pasalnya, acara adat sedekah bumi selalu diisi dengan mengadakan doa bersama, yang dilakukan pemuka desa. Setelah doa bersama sekaligus diumumkanya acara tradisi adat desa yaitu ngarot. Tradisi Ngarot akan digelar 18 Desember 2019.

Sebagai salah satu desa pencetus atau pelopor lahirnya adat desa yaitu Ngarot, Lelea selalu menjaga dan melestarikan adat atau tradisi yang ada. Bahkan, Ngarot telah diresmikan menjadi warisan tak benda oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. (oet)

Berita Terkait