SUMBER - Bakal calon bupati yang juga Ketua DPC Partai Hanura H Rakhmat SE rencananya bakal dikawinkan dengan istri incumbent Dedi Supardi, Ny Hj Sri Heviyana dalam perhelatan pilbup mendatang. H Rakhmat paling ngebet dipasangkan dengan Heviana dibanding kandidat lainnya. “Ya rencananya gitu, kita akan kawinkan H Rakhmat dengan Heviyana,” ujar Sekretaris DPC Partai Hanura
Disinyalir Mutasi PNS Terkait Pibup SUMBER– Rencana mutasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Cirebon menyulut sejumlah spekulasi. Diduga, mutasi dilakukan sebagai upaya pengkondisian menjelang pemilihan bupati. Ketua Indonesia Crisis Center (ICC), Wartono menduga, mutasi sarat aroma politik. Sebab, kabarnya sejumlah jabatan strategis akan diberikan kepada birokrat yang loyal pada pendopo. Misalnya saja Dinas Pendidikan untuk pengamanan
Dukungan Terbelah Jelang Masa Akhir Jabatan Dedi SUMBER - Soliditas birokrasi di masa-masa akhir jabatan Bupati Cirebon Dedi Supardi, mulai terbelah. Sejumlah pejabat aktif di lingkungan pemkab sudah mulai “menjauh” dari pendopo dan merapat pada calon bupati pilihan mereka. Kondisi itu membuat kecenderungan birokrasi mulai terpecah dan membentuk faksi-faksi baru. Berdasarkan sumber terpercaya Radar, dari
Tuding Ason Tak Hormati Koalisi SUMBER– Majunya seseorang sebagai kandidat bakal calon bupati atau wakil bupati merupakan hak setiap warga negara, karena undang-undang mengamanatkan hal itu. Ungkapan ini disampaikan oleh Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Cirebon, H Mustofa SH, saat dimintai komentarnya terkait berangnya H Ason Sukasa SmHk atas pencalonan Hj Sri Heviyana Supardi. Menurut Mustofa,
Akhir Mei Rekomendasi Turun KEDAWUNG – Anggota DPR RI Fraksi Partai Hanura, Miryam S Haryani SE MSi membuka wacana untuk menduetkan Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Cirebon H Rakhmat dengan Hj Heviayana Supardi dalam pemilihan bupati mendatang. Namun, menurut dia, di tingkatan DPP masih belum ada titik temu. Yang jelas, dalam waktu dekat ini sudah
Yang Tidak Hadir Sampai Senin Lusa, Dianggap Mundur TALUN - Proses untuk mendapatkan surat rekomendasi calon bupati Cirebon yang diusung PDIP ternyata tidak mudah. Setelah diverifikasi oleh DPD PDIP Jawa Barat selama dua hari berturut-turut, giliran DPC PDIP Kabupaten Cirebon yang mengumpulkan para bakal calon untuk mengikuti tahap berikutnya. Bertempat di kantor DPC PDIP Kabupaten
SUMBER - Dinamika politik Kabupaten Cirebon dari hari ke hari, melahirkan sejumlah kejutan. Yang terakhir, dua pucuk pimpinan PDIP dan Golkar, H Tasiya Soemadi Al Gotas SE MM dan H Ason Sukasa SmHk melakukan pertemuan tertutup Jumat (10/5) pagi kemarin. Pertemuan khusus itu, baru pertama kali dilakukan keduanya, pasca retaknya hubungan politik antara PDIP dan
Deklarasi Marhaban Langkahi Mekanisme SUMBER– Kader Partai Demokrat Kabupaten Cirebon sepakat bahwa deklarasi pasangan Marhaban atau H Qomar–H Subhan bertentangan dengan aturan dan mekanisme Partai Demokrat. Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon, H Agus Effendi SH MH mengatakan hingga saat ini proses penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati masih berlangsung. Bahkan, baru akan ditutup
Djakaria Masih Belum Pasti SUMBER – Kabar Hj Sri Heviyana Supardi mendaftar ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui jalur DPD PDIP Jawa Barat yang dijadwalkan kemarin (7/5) dibenarkan oleh Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Cirebon, H Mustofa SH. Mustofa mengatakan, DPC PDIP Kabupaten Cirebon sebenarnya sudah melaporkan hasil penjaringan dan penyaringan bakal calon bupati dan
SUMBER– Kabar mengejutkan kembali datang, kali ini dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Cirebon. Dua tokoh besar yang sebelumnya akan digadang-dagang menjadi calon bupati dari Partai Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), malah mendaftar ke PDIP. Kedua tokoh tersebut adalah Hj Heviyana Supardi dan DR H Djakaria Machmud SE SH MSi. Menurut Ketua DPC